Menurut AFP, dalam pidatonya pada 18 Juni, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menyatakan bahwa negara tersebut menghadapi kebutuhan mendesak untuk melakukan penyesuaian guna mengatasi tantangan ekonomi saat ini. Ia mengatakan bahwa mendorong reformasi diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih menguntungkan bagi kegiatan produksi dan bisnis serta untuk menarik sumber daya eksternal.
Pemimpin Kuba tersebut menekankan bahwa beberapa langkah inovatif mungkin masih menghadapi perbedaan pendapat selama pelaksanaannya, tetapi hal itu tidak dapat ditunda lebih lanjut. Ia juga menyebutkan perlunya mengatasi prosedur administratif yang kompleks dan hambatan yang memengaruhi kegiatan produksi masyarakat dan bisnis.
Dalam proses mencari model pembangunan yang sesuai, Presiden Miguel Diaz-Canel menyatakan bahwa Kuba tertarik untuk mempelajari pengalaman beberapa negara Asia, termasuk Vietnam. Menurutnya, perluasan kerja sama internasional, menarik investasi, dan mempromosikan berbagai sektor ekonomi merupakan faktor yang berkontribusi pada momentum pertumbuhan sekaligus memastikan tercapainya tujuan pembangunan sosial.
![]() |
| Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. (Foto: AFP) |
Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi Kuba menghadapi banyak kesulitan akibat dampak faktor eksternal dan tantangan internal. Kelangkaan bahan bakar, obat-obatan, dan barang-barang kebutuhan pokok telah secara signifikan memengaruhi kehidupan masyarakat. Beberapa daerah juga sering mengalami pemadaman listrik.
Mengingat situasi ini, langkah-langkah reformasi ekonomi baru diadopsi pada pertemuan Partai Komunis Kuba pada tanggal 17 Juni. Usulan-usulan ini diharapkan akan dipertimbangkan lebih lanjut pada sidang Majelis Nasional mendatang.
Perusahaan-perusahaan swasta di Kuba telah menyatakan optimisme terkait perubahan yang sedang dipromosikan. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor usaha kecil dan menengah (UKM) secara konsisten menegaskan peran pentingnya dalam perekonomian negara kepulauan Karibia tersebut.
Mario Gonzales, manajer sebuah restoran di Kota Tua Havana, mengatakan bahwa penyesuaian baru ini merupakan pertanda positif bagi komunitas bisnis. Ia percaya bahwa menciptakan lingkungan yang lebih menguntungkan bagi produksi dan bisnis dapat berkontribusi pada pemulihan banyak bisnis yang kesulitan menghadapi penurunan jumlah pelanggan dan daya beli dibandingkan sebelumnya.
Para ahli percaya bahwa, jika diimplementasikan secara efektif, reformasi baru ini dapat membantu Kuba memanfaatkan potensi sektor swasta dengan lebih baik dan menciptakan lebih banyak ruang untuk pertumbuhan di masa mendatang.
Sumber: https://thoidai.com.vn/cuba-thuc-day-cai-cach-kinh-te-222340.html











