Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Pertemuan 'perpisahan' antara dua "tetangga baik"

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế28/04/2024


Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong akan mengunjungi Bogor hari ini, 29 April, untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin Singapura-Indonesia yang diselenggarakan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Tổng thống Jokowi và Thủ tướng Lý Hiển Long, thứ Năm (16/03), tại Singapore ngày 16/3/2023. (Nguồn: Business Times)
Perdana Menteri Lee Hsien Loong (kanan) menyambut Presiden Jokowi di Istana untuk Pertemuan Pemimpin Singapura-Indonesia, 16 Maret 2023. (Sumber: Business Times)

Sebuah pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Singapura mengatakan bahwa dalam pertemuan mereka mendatang, Lee Hsien Loong dan Jokowi akan mengevaluasi "kemajuan signifikan" yang telah dicapai dalam kerja sama bilateral selama masa jabatan mereka.

Perkembangan ini mencakup tiga perjanjian di bawah Kerangka Kerja yang Diperluas yang mulai berlaku bulan lalu. Perjanjian-perjanjian ini, yang pertama kali ditandatangani pada Pertemuan Para Pemimpin di Pulau Bitan di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia pada tahun 2022, menyangkut pengelolaan wilayah udara, kerja sama pertahanan, dan ekstradisi.

Singapura dan Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dalam kerja sama bilateral di berbagai bidang, termasuk pertahanan, perdagangan dan investasi, serta kerja sama keuangan. Selama pandemi Covid-19, kedua negara juga memperkuat kerja sama di sektor kesehatan.

Dalam pertemuan mereka pada tanggal 29 April, kedua pemimpin tersebut juga meninjau kemajuan yang telah dicapai di berbagai bidang seperti pertahanan, ekonomi digital, dan pembangunan berkelanjutan.

Pertemuan puncak informal antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara ini secara tradisional diadakan setiap tahun untuk mempromosikan hubungan bilateral, kecuali pada tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19.

Ini akan menjadi pertemuan ketujuh dan terakhir antara Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan Presiden Jokowi di tengah perubahan kepemimpinan yang akan datang di kedua negara.

Di Singapura, Lee Hsien Loong akan menyerahkan jabatan perdana menteri kepada Wakil Perdana Menteri Lawrence Wong pada 15 Mei. Sementara itu, Jokowi akan menyerahkan kepemimpinan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada bulan Oktober, menyusul kemenangan telak Prabowo dalam pemilihan presiden pada 14 Februari.

Bey Machmudin, mantan juru bicara Presiden Indonesia, mengatakan bahwa Presiden Jokowi memiliki sebuah kutipan populer: "Kita tidak bisa memilih tetangga kita seperti kita memilih teman kita."

"Namun, ia menemukan seorang teman dalam diri Bapak Lee Hsien Loong," tambah Bey Machmudin. "Singapura dan Indonesia adalah tetangga yang baik dan teman yang baik."

Dalam sebuah wawancara dengan Straits Times pada tahun 2023, Widodo, yang kedua putranya belajar di Singapura, berbagi: “Kami sangat dekat dan telah berteman sejak lama. Kami tidak pernah memiliki masalah, bahkan masalah kecil sekalipun… Kami selalu membicarakan hal-hal positif untuk masa depan.”

Menurut Straits Times , persahabatan pribadi antara kedua pria tersebut telah membantu memperkuat hubungan bilateral yang sudah kuat antara Singapura dan Indonesia.

Singapura telah menjadi investor asing terkemuka di Indonesia sejak tahun 2014, dengan investasi asing langsung mencapai US$15,4 miliar (SGD 20,9 miliar) pada tahun 2023. Perdagangan bilateral juga mencapai US$69 miliar pada tahun yang sama.

Kedua negara ini juga termasuk di antara destinasi wisata utama satu sama lain. Pada tahun 2023, Singapura menyambut 2,3 juta wisatawan dari Indonesia, sementara negara kepulauan itu menerima 1,4 juta wisatawan dari Singapura.



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk