
Pak Dinh Thua Tu berdiri di samping kebun nangkanya, bersiap untuk panen. Foto: Phuong Lan
Setelah bertahun-tahun mengabdi di medan perang melawan Amerika sejak tahun 1968, sekembalinya ke kampung halaman, Bapak Dinh Thua Tu memulai pengembangan ekonomi keluarganya. Berbekal pengalaman sebagai seorang prajurit berpengalaman, beliau menunjukkan semangat yang tak tergoyahkan dalam menghadapi kesulitan ekonomi selama periode subsidi dan tantangan dari bencana alam seperti banjir tahun 2002. Dengan ketekunan dan visi seorang petani, beliau berhasil membangun model ekonomi berbasis kebun yang efektif.
Sambil memandu kami berkeliling kebun nangka Thailand miliknya yang berisi 800 pohon, yang ditanami tumpang sari dengan pohon durian yang berusia lebih dari dua tahun, pria veteran itu, dengan wajah tegap dan mata yang tegas, berkata dengan suara mantap: “Kebun ini mencakup lebih dari 10 hektar, yang dulunya merupakan sawah yang tidak produktif. Setelah meneliti tanah, iklim, dan pasar, saya memutuskan untuk menanam nangka Thailand dan durian sebagai tanaman tumpang sari. Namun, tanaman utama tetap nangka. Saya berinvestasi pada sistem irigasi sprinkler otomatis, sehingga perawatannya tidak terlalu melelahkan. Untuk memastikan hasil panen yang tinggi, saya selalu menjaga lapisan rumput di sekitar pangkal pohon untuk mempertahankan kelembapan dan mengatur nutrisi tanah agar pertumbuhan optimal. Setiap tahun, saya memanen dua kali panen nangka, menghasilkan keuntungan 3-5 juta VND per hektar per panen.”
Model ini tidak hanya menjamin pendapatan yang stabil tetapi juga menegaskan kecerdasan, keberanian, dan penerapan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam produksi dan bisnis petani Dinh Thua Tu. Upaya dan prestasinya telah diakui dengan banyak gelar bergengsi, termasuk sertifikat penghargaan untuk petani berprestasi dalam produksi dan bisnis di tingkat provinsi, bersama dengan medali peringatan dari Asosiasi Petani Vietnam . Ia membuktikan bahwa tekad yang teguh seorang prajurit adalah aset paling berharga untuk memperkaya diri di tanah airnya.
Tidak berhenti sampai di situ, ia juga sangat sukses dalam memproduksi beras berkualitas tinggi di lahan seluas lebih dari 5 hektar, dengan perusahaan yang menjamin pembelian seluruh hasil panen. Model ini menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi mulai dari penanaman hingga penyemprotan pestisida, sehingga secara signifikan mengurangi biaya tenaga kerja. Dengan sistem mekanis dan peralatan penyemprotan modern, pekerja mengeluarkan lebih sedikit tenaga, membatasi kontak langsung dengan bahan kimia, dan melindungi kesehatan mereka.
Selain kegiatan ekonominya, veteran Dinh Thua Tu juga merupakan tokoh aktif dalam pekerjaan sosial, dengan antusias berpartisipasi dalam kegiatan asosiasi veteran setempat dan asosiasi promosi pendidikan setempat. Secara khusus, beliau mempelopori dana bergulir tanpa bunga di cabang Asosiasi Veteran Dusun Vinh Thanh, memberikan bantuan modal kepada banyak anggota yang kurang mampu untuk menstabilkan produksi mereka. Lebih jauh lagi, dengan reputasi dan dedikasinya, beliau secara pribadi menyumbangkan hampir 20 juta VND setiap musim dan secara aktif memobilisasi masyarakat untuk menyumbangkan dana untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan pedesaan, yang secara signifikan meningkatkan infrastruktur transportasi pedesaan.
Ketua Asosiasi Veteran Komune Vinh Trach, Huynh Van Phung, menegaskan: “Bapak Dinh Thua Tu adalah contoh cemerlang dari kemandirian dan pengembangan diri. Beliau tidak hanya secara efektif mengembangkan ekonomi keluarganya, tetapi juga mempertahankan kualitas seorang prajurit Paman Ho dalam pekerjaan asosiasinya, selalu menjadi pelopor dan teladan, terutama dalam membantu rekan-rekan dalam keadaan sulit dan berpartisipasi dalam membangun daerah pedesaan baru. Beliau adalah anggota yang patut diteladani oleh para veteran di komune ini.”
Setelah mengalami hujan bom dan peluru, serta secara langsung merasakan tahun-tahun perang yang sengit, para veteran seperti Bapak Tu sangat memahami dan menghargai nilai perdamaian. “Saya mendedikasikan diri untuk bekerja keras, bersaing dalam produksi, menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkaya keluarga saya dan menciptakan nilai praktis, melakukan banyak hal yang berarti bagi tanah air saya. Karena tekad teguh para prajurit Paman Ho adalah aset yang tak ternilai, nyala api antusiasme yang memotivasi saya untuk terus berkontribusi dalam membangun tanah air yang lebih makmur dan indah,” ujar Bapak Tu.
| Selama periode 2022-2025, Asosiasi Veteran Komune Vinh Trach memenuhi target yang ditetapkan dalam resolusi kongres, termasuk: memobilisasi sumber daya sosial untuk membangun 3 rumah baru dan memperbaiki 4 rumah bagi rekan-rekan yang membutuhkan, dengan total biaya lebih dari 400 juta VND; memfasilitasi 45 anggota untuk meminjam modal untuk produksi, dengan total lebih dari 1,7 miliar VND; dan mengkoordinasikan penyelesaian kebijakan dan manfaat tepat waktu bagi individu dan anggota yang berjasa. 100% kader dan anggota secara aktif mempelajari dan mengikuti ideologi, etika, dan gaya Ho Chi Minh, berkontribusi dalam membangun asosiasi yang semakin kuat. |
PHUONG LAN
Sumber: https://baoangiang.com.vn/cuu-chien-binh-xung-kich-lam-giau-a466875.html






Komentar (0)