![]() |
Aplikasi Quick Share di Pixel 10 mendukung pengiriman file ke iPhone melalui AirDrop. Gambar: 9to5Google . |
Google baru saja mengumumkan perluasan fitur Quick Share pada ponsel pintar Pixel, yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data dengan iPhone melalui AirDrop. Hal ini dipandang sebagai langkah untuk mengatasi monopoli ekosistem para pesaingnya.
Pertama kali diperkenalkan di iPhone pada tahun 2013, AirDrop mendukung transfer file nirkabel berkecepatan tinggi antar perangkat dalam ekosistem Apple. Google juga telah melengkapi Android dengan fitur serupa yang disebut Quick Share.
Berbicara kepada Bloomberg , seorang perwakilan Google mengatakan bahwa Apple tidak terlibat dalam pengembangan fitur tersebut, menekankan bahwa dalam hal berbagi momen dengan keluarga dan teman, menggunakan perangkat Apple atau Google "tidak menjadi masalah."
"Kami mencapai hal ini melalui solusi yang kami kembangkan sendiri," kata seorang perwakilan Google. Perwakilan tersebut menambahkan bahwa perusahaan bermitra dengan perusahaan keamanan NetSPI, dan peluncuran fitur tersebut dipantau secara ketat untuk menjaga privasi dan keamanan.
Dave Kleidermacher, Wakil Presiden Keamanan dan Privasi Platform di Google, menegaskan bahwa solusi ini menjamin privasi karena data dibagikan langsung antar perangkat.
“Fitur ini tidak menggunakan alternatif; fitur ini masih mengandalkan koneksi langsung antar-perorangan. Ini berarti data Anda tidak pernah melewati server, konten yang dibagikan tidak dicatat, dan tidak ada data lain yang direkam,” tegas Kleidermacher.
Untuk menerima file dari perangkat Pixel, pengguna iPhone perlu mengatur pengaturan AirDrop di perangkat mereka ke " Semua orang selama 10 menit ". Mirip dengan proses biasanya, pengguna kemudian dapat menyetujui atau menolak untuk menerima file.
![]() |
Mengirim file ke iPhone menggunakan aplikasi Quick Share di Google Pixel 10. Gambar: 9to5Google . |
Saat ini, solusi Google hanya tersedia untuk seri Pixel 10. Menurut Bloomberg , proses pengiriman foto bolak-balik antara Pixel 10 Pro dan iPhone 17 Pro Max berjalan lancar. Pixel juga dapat mengirim file ke komputer Mac terdekat.
Untuk memastikan fungsionalitas yang stabil, 9to5Google menyarankan pengguna Pixel 10 untuk memperbarui ekstensi Quick Share ke versi terbaru dari Play Store, lalu memulai ulang perangkat mereka. Google berencana untuk memperluas solusi ini ke lebih banyak perangkat di masa mendatang.
Untuk melindungi privasi, AirDrop secara otomatis memindahkan penerima file ke kontak mereka setelah 10 menit. Oleh karena itu, pengguna iPhone perlu mengaktifkan opsi untuk menerima file dari semua orang selama 10 menit untuk menerima/mengirim data dari Pixel 10.
Selain ponsel pintar Pixel, banyak merek lain seperti Oppo dan Vivo memiliki solusi untuk mentransfer file ke iPhone, tetapi pengguna perlu menginstal aplikasi tambahan. Setelah aplikasi terinstal, foto dan file akan dikirim melalui koneksi Wi-Fi langsung, mirip dengan AirDrop.
Google mengklaim solusi baru ini menawarkan banyak manfaat, memungkinkan berbagi file yang mudah tanpa memandang sistem operasi. Sebelumnya, perusahaan juga berupaya membuat protokol pesan RCS (Rich Communication Services) kompatibel antara kedua platform, memungkinkan iPhone dan perangkat Android untuk dengan mudah mengirim pesan dan berbagi konten berkualitas tinggi.
Setelah mendapat tekanan dari regulator, Apple mengumumkan dukungan untuk RCS pada iPhone tahun lalu. Namun, tidak semua perusahaan berhasil mendukung fitur eksklusif iPhone ini.
Pada tahun 2023, aplikasi pesan Beeper mengumumkan keberhasilan dukungan iMessage di Android, tetapi aplikasi tersebut dengan cepat dihapus oleh Apple. Di masa lalu, Palm juga mengembangkan solusi untuk membuat Palm Pre kompatibel dengan iTunes, yang juga ditolak oleh Apple.
Sumber: https://znews.vn/da-co-the-airdrop-tu-android-sang-iphone-post1604623.html








Komentar (0)