Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Da Hai menyesal hanya mencetak 2 gol.

Pivo Nguyen Da Hai percaya bahwa futsal Vietnam perlu meningkatkan kemampuan penyelesaian akhir untuk melaju lebih jauh di turnamen mendatang.

Báo Pháp Luật Việt NamBáo Pháp Luật Việt Nam04/02/2026

Setelah tersingkir di perempat final Kejuaraan Futsal Asia 2026, para pemain dan pelatih Diego Giustozzi semuanya menyatakan penyesalan bahwa tim futsal Vietnam memiliki banyak peluang bagus di depan gawang kiper Indonesia, tetapi penyelesaian yang terburu-buru mencegah tim tersebut melaju ke semifinal.

Pivo Nguyen Da Hai yakin pertandingan perempat final memberikan banyak pelajaran berharga. “Bermain di atmosfer penuh semangat stadion Indonesia benar-benar pengalaman yang istimewa. Seluruh tim bermain bagus, berpegang teguh pada taktik yang telah ditetapkan oleh staf pelatih, hanya saja hasil akhirnya tidak sesuai harapan,” kata Da Hai.

Da Hai juga merefleksikan perjalanan tim secara keseluruhan di turnamen tersebut: "Sebelum turnamen, kami telah memainkan dua pertandingan persahabatan, yang merupakan persiapan yang sangat baik. Saat memasuki turnamen, dalam 10 menit pertama pertandingan, tim agak lambat untuk menemukan ritme permainan, tetapi kami bermain lebih baik dan lebih mengikuti taktik. Pelajaran terbesar yang didapat dari turnamen ini adalah penyelesaian akhir. Kita perlu meningkatkan kemampuan ini lebih jauh lagi untuk memanfaatkan peluang di turnamen mendatang."

Sementara itu, pelatih asal Argentina itu mengaku memiliki perasaan campur aduk menyaksikan para pemainnya tersingkir dari turnamen. “Ini perasaan yang sangat berbeda. Saya sangat, sangat bangga dengan para pemain dan turnamen yang telah kami lalui. Tetapi saya tidak senang dengan hasilnya, karena saya pikir kami pantas mendapatkan setidaknya hasil imbang, atau bahkan kemenangan,” ujar pelatih Diego Giustozzi.

Menurut pelatih kepala tim futsal Vietnam, ini adalah pertandingan di mana tim sepenuhnya mampu menang. “Kami melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan. Saya tidak puas dengan hasil akhir, tetapi saya sangat senang dengan penampilan tim, baik secara individu maupun kolektif. Saya percaya kita berada di jalur yang benar,” tegasnya.

Melihat gambaran yang lebih besar, pelatih Diego Giustozzi mengungkapkan keyakinannya pada masa depan futsal Vietnam. “Futsal Vietnam memiliki masa kini dan masa depan. Tetapi saat ini, kita perlu membuat keputusan yang sangat penting. Para pemain membutuhkan lebih banyak pengalaman, mereka perlu lebih banyak bermain, untuk melewati berbagai situasi dan tantangan. Saya percaya Vietnam adalah tim yang sangat bagus.”

Kedua tim menyajikan pertandingan yang seru dan menegangkan bagi para penonton (Foto: VFF).

Kapten Nguyen Manh Dung mengatakan pertandingan melawan Indonesia merupakan pengalaman istimewa. “Ini adalah pertandingan fantastis melawan tim tuan rumah, di tengah atmosfer ribuan penonton. Seluruh tim bermain maksimal melawan lawan yang sangat kuat. Sayang sekali kami tidak bisa lolos ke perempat final. Terima kasih kepada para penggemar yang selalu menyemangati dan mendukung tim,” ujar Manh Dung.

Berbicara tentang penyesalan terbesarnya, kapten tim futsal Vietnam dengan jujur ​​menyatakan: “Kami menciptakan lebih banyak peluang daripada lawan, tetapi hanya mencetak 2 gol, sementara Indonesia mencetak 3 gol. Namun, yang membuat saya senang adalah seluruh tim bermain dengan semangat yang tinggi.”

Sumber: https://baophapluat.vn/da-hai-tiec-vi-chi-ghi-duoc-2-ban-thang.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
rumah etnis Thailand

rumah etnis Thailand

Sinar bulan

Sinar bulan

KEBAHAGIAAN SEPENUHNYA

KEBAHAGIAAN SEPENUHNYA