Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Fitur khusus pasar kerbau Can Cau

Sejak lama, Kecamatan Si Ma Cai, Provinsi Lao Cai, telah dikenal sebagai destinasi wisata yang terkenal. Wisatawan datang ke sini untuk mengagumi keindahan pegunungan dan hutan yang megah, hamparan sawah terasering yang hijau, dan budaya unik dataran tinggi Barat Laut. Di antara semua itu, pasar kerbau Can Cau yang merupakan milik etnis minoritas yang terletak di lereng gunung merupakan salah satu daya tarik tersendiri.

Báo Long AnBáo Long An01/08/2025

26_330_trau-1.jpg

Puncak acara pasar Can Cau adalah jual beli kerbau (Foto ilustrasi)

Keistimewaan dan daya tarik Pasar Can Cau adalah area perdagangan kerbaunya. Berbeda dengan pasar biasa yang hanya menjual hasil pertanian, brokat, atau perlengkapan rumah tangga, Pasar Can Cau adalah tempat ratusan kerbau dari berbagai jenis, mulai dari anak sapi hingga kerbau dewasa yang sehat, dikumpulkan, digiring turun dari gunung dan hutan oleh penduduk setempat. Suara kerbau dan anak sapi yang memanggil kawanannya, suara orang-orang yang sedang menawar, serta suara seruling dan suling anak-anak etnis menciptakan suasana yang sangat ramai dan meriah.

Pasar Can Cau diadakan setiap Sabtu di lereng Can Cu Su. Sejak pukul 6 pagi, di lahan yang luas, ratusan kerbau dibawa ke pasar. Pasar ini menjual berbagai jenis kerbau, termasuk kerbau indukan, kerbau untuk membajak, atau kerbau untuk diambil dagingnya. Setiap kerbau dengan berat sekitar 300 kg dijual seharga 35-40 juta VND/ekor, seekor anak kerbau dijual seharga 3-5 juta VND/ekor, seekor kerbau betina cantik dijual seharga 8-12 juta VND/ekor, dan seekor kerbau untuk diambil dagingnya seharga 6-10 juta VND/ekor. Di pasar, tidak hanya orang H'Mong tetapi juga orang Nung, La Chi, Dao, Kinh,... berkumpul dengan sangat gembira.

Di sini, kerbau bukan hanya aset berharga, tetapi juga hewan penarik dalam produksi pertanian . Oleh karena itu, pembeli memilih kerbau dengan sangat cermat, mulai dari penampilan, kuku, tanduk, hingga gigi dan rahangnya, untuk memastikan mereka memilih kerbau yang sehat dan memuaskan. Transaksi berlangsung cepat, tetapi tetap seru dengan jabat tangan yang erat, menunjukkan kepercayaan dan kesepakatan.

Selain kerbau, Pasar Can Cau juga merupakan tempat pertukaran budaya antar suku. Pengunjung dapat melihat kostum tradisional H'Mong, Dao, Tay, Nung, dan lain-lain yang berwarna-warni. Kios-kios menjual berbagai macam barang, mulai dari hasil pertanian lokal seperti kubis kucing, rebung liar, jamur shiitake, hingga kerajinan tangan mewah seperti tas brokat, gelang perak, syal bordir, dan lain-lain.

26_525_nong-san-3.jpg

Selain kerbau, pasar Can Cau juga menjual produk pertanian, brokat, syal bordir...

Selain itu, kedai kuliner khas Barat Laut juga memikat pengunjung. Kedai kecil dengan beberapa meja dan kursi ini menarik banyak pelanggan. Hidangan paling populer di pagi berkabut di Barat Laut adalah pho dan thang co. Pho di sini tidak seperti yang ada di dataran rendah, melainkan terbuat dari beras dataran tinggi lokal yang sangat lembut dan kenyal. Ayam rebus H'Mong hitam diletakkan di samping pho pot, menggugah selera pengunjung.

Pasar Can Cau biasanya berlangsung hingga siang hari. Orang-orang menggiring kerbau mereka pulang dengan harapan pasar berikutnya akan laku keras. Mereka yang menjual kerbau mereka tampak bahagia dan berseri-seri. Setelah pasar, para pria mampir ke toko untuk menyesap anggur jagung dan sepiring thang co panas. Mereka duduk bersama, saling bercerita hingga sore hari, lalu berpamitan, dan membuat janji untuk pasar berikutnya dengan harapan yang menggembirakan.

Pasar Can Cau bukan sekadar pasar biasa, tetapi juga merupakan gambaran nyata kehidupan, budaya, dan masyarakat di dataran tinggi. Dengan datang ke Can Cau, pengunjung tidak hanya merasakan suasana jual beli yang unik, tetapi juga berkesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya tradisional yang unik, kesederhanaan, dan keramahan masyarakat etnis di sini.

Lereng Can Cu Su begitu indah saat matahari terbenam. Suara manusia berpadu dengan suara pegunungan dan hutan hingga malam tiba.

Tran Thai Hoc

Sumber: https://baolongan.vn/dac-sac-phien-cho-trau-can-cau-a199906.html


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk