![]() |
Diogo Dalot sama sekali tidak memenuhi standar Manchester United. |
Melawan Brighton, bek asal Portugal itu menjadi starter tetapi tampil mengecewakan. Saat skor masih 0-0 di awal pertandingan, Dalot melewatkan dua peluang emas berturut-turut meskipun berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan.
Tak lama kemudian, MU harus membayar mahal ketika Brajan Gruda membuka skor. Banyak penggemar MU yang marah, karena ini bukan pertama kalinya Dalot menyia-nyiakan peluang.
The Times berkomentar bahwa menyaksikan bek Portugal itu bermain di lapangan saat ini benar-benar merupakan "penyiksaan" bahkan bagi penggemar yang paling setia sekalipun. Apa yang ditunjukkan Dalot bukan lagi sekadar penurunan performa sementara, tetapi serangkaian kesalahan sistemik yang panjang.
Tidak hanya penyelesaian akhirnya yang buruk, kemampuan bertahan Dalot juga mengkhawatirkan, karena ia terus-menerus membiarkan lawan melewatinya dan kehilangan pandangan terhadap pemain dalam situasi penjagaan ketat.
![]() |
Dalot tetap bertahan di MU setelah bertahun-tahun. |
Hal yang paling membuat marah dan membingungkan publik adalah bagaimana Dalot berhasil bertahan dari semua pembersihan di Old Trafford. Dari era Jose Mourinho hingga para manajer setelahnya, serangkaian ahli strategi dipecat, tetapi Dalot tetap bertahan.
Dia masih konsisten masuk dalam susunan pemain inti, masih bermain, dan masih mengulangi kesalahan yang sama. Sulit untuk menerima bahwa pemain yang memberikan kontribusi sangat sedikit di momen-momen krusial dapat bertahan begitu lama di klub kelas dunia .
Keberadaan Dalot yang terus berlanjut menimbulkan pertanyaan serius tentang integritas dan standar Manchester United. Banyak penggemar percaya bahwa, mengingat upaya Manchester United yang sedang berlangsung untuk merombak tim, Dalot harus pergi bulan ini untuk membersihkan skuad.
Sumber: https://znews.vn/dalot-gay-phan-no-post1618826.html








Komentar (0)