Saat mengunjungi Cam Lo dan menanyakan tentang makanan khas setempat, lumpia Ba Thung mungkin adalah hidangan yang paling sering disebutkan.

Lumpia kukus Ba Thung adalah hidangan sederhana namun menarik dan lezat - Foto: HT
Restoran lumpia kukus Ba Thung terletak di sebuah desa yang tenang, dikelilingi oleh banyak taman yang rimbun dan damai, dan selalu ramai dikunjungi pelanggan. Hidangan ini disebut lumpia kukus Ba Thung karena dibuat oleh penduduk Ba Thung, komune Cam Tuyen.
Hidangan ini menggabungkan kelezatan, keunikan, dan kekhasan; ini adalah perpaduan harmonis antara bahan-bahan dari ladang di tanah air dan kerja terampil serta teliti dari sang pembuat roti.
Oleh karena itu, hidangan mi beras Ba Thung mencakup bahan-bahan yang familiar seperti mi beras, daging babi, udang, dan berbagai sayuran segar, beserta saus celup yang lezat.
Untuk membuat lumpia kukus yang lembut, halus, hangat, dan tidak asam, pembuatnya harus memilih beras berkualitas baik, menggilingnya hingga halus, dan mencampurnya dengan tepung tapioka dengan perbandingan yang tepat. Lumpia dibuat segar sesuai kebutuhan. Daging juga merupakan bahan penting yang membuat lumpia kukus Ba Thung unik, karena daging babi yang disajikan bersama lumpia selalu segar, kenyal, manis, dan diiris dengan ketebalan yang tepat.
Saat makan, tamu dapat memilih antara daging rebus atau daging bakar sesuai selera, tetapi daging bakar tetap yang paling populer. Daging untuk bakar biasanya berupa daging perut babi yang diiris tipis, dimarinasi dengan lada, bawang bombai, kecap ikan, bubuk lima rempah, dan biji wijen.
Setelah daging direndam selama beberapa jam, daging ditusuk dan dipanggang di atas bara api hingga matang dan harum.
Menurut penjual, daging panggang yang sempurna harus matang merata, sedikit gosong di bagian tepinya tetapi tidak kering, empuk namun tetap kenyal. Setelah dipanggang, daging ditaburi biji wijen panggang untuk meningkatkan cita rasa.
Salah satu faktor yang berkontribusi pada reputasi lumpia Ba Thung adalah kuahnya yang kaya dan beraroma. Berbeda dengan saus celup lainnya, kuah di sini, selain saus ikan teri murni, juga mengandung campuran udang dan kacang hijau yang dihaluskan, dibumbui dengan sempurna.
Ibu Dao Thi Thuy, pemilik warung mie Ba Thung di komune Cam Tuyen, berbagi: "Semua bahan seperti beras, daging, sayuran... diproduksi langsung di pedesaan ini."
Makanan disajikan secara sederhana, dan restorannya pun tidak mewah, tetapi para pengunjung dapat menemukan cita rasa rumahan di sini, aroma beras yang harum, udang air tawar yang manis, atau sayuran segar yang baru dipetik dari halaman belakang...
Secara khusus, tidak seperti tempat lain, sebelum disajikan kepada pelanggan, lumpia kukus Ba Thung diolesi dengan campuran bahan-bahan yang dihaluskan termasuk udang kering, kacang hijau, bawang bombai, bawang putih, dll., lalu digulung.
Warna merah cerah udang dan buncis yang tersebar merata di atas latar belakang putih roti kukus sangat menggugah selera, baik bagi mata maupun lidah, sehingga membuatnya semakin lezat bagi penikmatnya.
Letakkan sepotong daging yang lezat di antara lembaran kulit lumpia, tambahkan beberapa sayuran segar dan cabai hijau, celupkan dengan banyak kaldu, dan nikmati gigitan besar. Para penikmat kuliner kemudian dapat sepenuhnya menikmati cita rasa hidangan yang kaya dan tak tertahankan ini.
Lumpia kukus Ba Thung dapat memuaskan bahkan pelanggan yang paling pilih-pilih sekalipun, karena di balik setiap potongan daging yang empuk dan setiap lumpia yang harum dan kenyal terdapat hati dan jiwa dari mereka yang membuatnya.
Musim Gugur dan Musim Panas






Komentar (0)