
Fasilitas pengayaan uranium Iran di Isfahan (Foto: AP)
Pada tanggal 9 Juni, The New York Times melaporkan, mengutip beberapa sumber, bahwa negosiasi AS-Iran telah menyempit menjadi empat isu nuklir utama. Sesuai dengan itu, Washington mengusulkan agar Teheran menangguhkan pengayaan uranium setidaknya selama 15 tahun, bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam menangani persediaan uranium yang diperkaya, membongkar tiga fasilitas nuklir utama di Natanz, Fordo, dan Isfahan, serta menerima inspeksi internasional kapan saja dan di lokasi mana pun di Iran.
Saat ini, negosiasi tetap berfokus pada penyelesaian kerangka nota kesepahaman antara kedua negara.
Sebelumnya pada hari itu, Presiden AS Donald Trump menyarankan bahwa kesepakatan damai dengan Iran dapat ditandatangani dalam dua atau tiga hari. Menurut New York Times, masih belum jelas apakah jatuhnya helikopter AH-64 Apache AS baru-baru ini di atas Selat Hormuz dapat semakin mempersulit negosiasi. Presiden Trump mengklaim helikopter itu ditembak jatuh oleh Iran dan memperingatkan kemungkinan adanya tanggapan.

Truk-truk pengangkut barang bergerak di pintu masuk fasilitas nuklir di provinsi Qom, Iran (Foto: Anadolu/VNA)
Komando Pusat AS mengumumkan pada hari yang sama bahwa militer sedang menyelidiki jatuhnya helikopter AH-64 Apache Angkatan Darat AS, dan menyatakan bahwa para pilot selamat dan diselamatkan dalam waktu sekitar dua jam.
AS melancarkan serangan baru terhadap Iran setelah insiden ini. Komando Pusat AS menyatakan bahwa operasi tersebut diluncurkan dan diselesaikan pada tanggal 9 Juni, menargetkan sistem pertahanan udara Iran, radar pengawasan, dan stasiun kendali darat di daerah dekat Selat Hormuz.
Korps Garda Revolusi Islam Iran mengkonfirmasi telah melakukan serangan pesawat tak berawak terhadap Armada Kelima AS di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS baru-baru ini. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengisyaratkan bahwa insiden yang melibatkan helikopter militer AS mungkin bukan tindakan yang disengaja oleh Iran, sambil memperingatkan Washington tentang potensi eskalasi dan mendesak pasukan asing untuk meninggalkan kawasan tersebut guna menghindari risiko keamanan.
Sumber: https://vtv.vn/dam-phan-my-iran-thu-hep-con-4-van-de-then-chot-100260610120850698.htm








