Tahun ini, cabang persik dan pohon kumquat di bawah 200.000 VND terus memiliki permintaan tinggi karena konsumen memperketat belanja Tet mereka.
Menurut survei VnExpress di beberapa area pasar bunga Tet di Tay Ho, Cau Giay, dan Ha Dong, harga ranting persik dan pohon kumquat "lebih rendah" dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Di saat yang sama, sebagian besar konsumen sering memilih pohon mini yang murah, alih-alih pohon yang harganya mencapai jutaan VND seperti tahun-tahun sebelumnya.
Cabang buah persik seharga 50.000-100.000 VND laku keras di pasar bunga di Desa La Ca, Ha Dong. Foto: Anh Tu
Ibu Nguyen Ngoc, seorang pedagang buah persik di Desa La Ca, dekat Aeon Mall, Kecamatan Duong Noi, Kabupaten Ha Dong, mengatakan bahwa sejak 2 Februari (23 Desember) hingga sekarang, ada hari-hari puncak di mana ia bisa menjual 400-500 buah persik mini (baik grosir maupun eceran), tetapi harga yang ditawarkan umumnya 50.000-100.000 VND.
Tahun ini, ia dan banyak pedagang kecil lainnya di daerah tersebut secara proaktif memilih ranting persik dari kebun dengan harga terjangkau karena mereka memperhatikan tren pengetatan belanja pelanggan sejak tahun lalu. "Ranting persik kecil, di bawah 200.000 VND, sangat menarik bagi pembeli karena dapat dipajang di altar, atau dimasukkan ke dalam vas untuk dinikmati sepanjang liburan Tet. Namun, yang terpenting adalah harganya terjangkau karena orang-orang semakin ingin merayakan Tet dengan lebih sederhana," kata Ibu Ngoc.
Bapak Duong Phuc, pemilik kios yang menjual ranting bunga persik beberapa puluh meter jauhnya, juga menyampaikan bahwa sejak awal minggu ini, ia telah menawarkan harga sedekat mungkin kepada para pelanggan agar bisa menjual, alih-alih meminta harga beberapa ratus ribu per ranting seperti sebelumnya.
Pohon kumquat mini seharga 100.000-120.000 VND termasuk pot banyak dijual di pasar bunga Hang Luoc. Foto: Anh Tu
Cabang bunga persik ini panjangnya sekitar 1 m hingga 1,2 m, dengan banyak bunga dan kuncup. Tahun lalu harganya bisa berfluktuasi antara 500.000-700.000 VND, sementara tahun ini Bapak Phuc hanya menjual sekitar 300.000-400.000 VND. " Perekonomian sedang sulit, jadi semakin dekat Tet, semakin kami harus berusaha menjual dengan harga lebih rendah untuk menutupi kekurangan," ujar Bapak Phuc. Tahun ini, beliau juga tidak mengimpor banyak cabang besar yang harganya mencapai jutaan VND karena khawatir produknya tidak laku.
Tak hanya cabang persik, pohon kumquat mini dengan harga di bawah 200.000 VND per pohon juga laris manis akhir-akhir ini. Di Jalan To Hieu (Ha Dong), Lang, Hoang Quoc Viet (Cau Giay), atau Pasar Bunga Hang Luoc (Hoan Kiem), pohon kumquat mini dengan harga mulai dari 100.000 VND hingga 150.000 VND (termasuk pot) juga dipajang di mana-mana.
Banyak pelanggan juga merasa bahwa membeli pohon Tet tahun ini jauh lebih mudah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bapak Hoang Viet, yang tinggal di sebuah apartemen di Kelurahan Dai Mo, Distrik Nam Tu Liem, mengatakan bahwa tahun ini, hanya dengan 350.000 VND, ia dapat dengan nyaman membeli ranting persik dan pohon kumquat untuk dipajang di ruang tamu.
Sementara itu, keluarga Ibu Ngoc Linh di Kelurahan Kim Ma, Distrik Ba Dinh, baru saja menyewa pohon persik untuk bermain selama 10 hari Tet hanya dengan 500.000 VND (termasuk 100.000 VND untuk transportasi). Menurut Ibu Linh, beberapa tahun yang lalu, untuk menyewa pohon ini, seseorang harus mengeluarkan setidaknya 1 juta VND.
Sebuah kios yang menjual pohon kumquat seharga 120.000 VND di Jalan Le Van Luong pada tanggal 5 Februari. Foto: Anh Minh
Sejak 5 Februari (tanggal 26 kalender lunar), agar penjualan lebih cepat, banyak pedagang mulai memasang papan pengumuman untuk menurunkan harga dan menghabiskan stok mereka. Di Jalan Le Van Luong, beberapa kios yang menjual pohon kumquat memasang papan pengumuman untuk menghabiskan stok mereka seharga 100.000 VND atau 120.000 VND. Pada liburan Tet sebelumnya, biasanya para pedagang baru mulai menjual pohon mereka dengan harga rendah pada pagi hari tanggal 29 kalender lunar untuk menghabiskan stok mereka.
Tuan Tu
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)