![]() |
Kekurangan kalsium yang berkepanjangan dapat menyebabkan anak-anak tumbuh lebih lambat dari biasanya. Foto: Shutterstock . |
Kalsium adalah salah satu mineral terpenting untuk perkembangan anak. Tidak hanya membantu membentuk tulang dan gigi yang kuat, tetapi juga berperan dalam fungsi otot, sistem saraf, dan banyak fungsi vital lainnya.
Namun, banyak anak saat ini menderita kekurangan kalsium karena pola makan yang tidak memadai atau kesulitan dalam menyerap nutrisi ini. Jika berkepanjangan, kekurangan kalsium dapat memengaruhi perkembangan fisik dan kesehatan jangka panjang anak.
Menurut The Asian Parents, kekurangan kalsium pada anak-anak seringkali berkembang tanpa gejala. Jika berlanjut atau menjadi parah, anak-anak mungkin menunjukkan gejala-gejala berikut:
Tanda-tanda kekurangan kalsium pada anak-anak
Tulang lemah, mudah patah.
Kalsium adalah komponen utama tulang. Ketika tubuh tidak menerima cukup kalsium, kepadatan tulang dapat menurun, membuat tulang lebih lemah dan meningkatkan risiko nyeri atau patah tulang akibat benturan.
Pertumbuhan terhambat
Kalsium memainkan peran penting dalam perkembangan tulang. Kekurangan kalsium yang berkepanjangan dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat pada anak-anak, sehingga mencegah mereka mencapai tonggak perkembangan fisik yang sesuai dengan usia mereka.
Masalah gigi
Anak-anak yang kekurangan kalsium seringkali memiliki risiko lebih tinggi terkena gigi berlubang, enamel gigi lemah, atau pertumbuhan gigi lebih lambat daripada anak normal.
![]() |
Anak-anak yang kekurangan kalsium seringkali memiliki risiko lebih tinggi terkena gigi berlubang, enamel gigi lemah, atau pertumbuhan gigi lebih lambat daripada normal. Foto: Adobe Stock. |
Kuku rapuh dan mudah patah
Kuku yang sehat biasanya halus dan kuat. Jika kuku anak mudah patah, retak, atau pecah, ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan nutrisi penting, termasuk kalsium.
Kram otot, kejang, atau kelemahan otot.
Kalsium berperan dalam mengatur kontraksi dan relaksasi otot. Ketika kadar kalsium dalam tubuh rendah, anak-anak mungkin mengalami kram, kekakuan otot, atau kelemahan otot.
Sifat mudah tersinggung, kelelahan
Mineral ini juga memengaruhi fungsi sistem saraf. Anak-anak yang kekurangan kalsium mungkin sering mengalami kelelahan, penurunan konsentrasi, mudah tersinggung, atau perubahan suasana hati.
Komplikasi yang perlu diwaspadai
Pada kasus kekurangan kalsium yang parah dan berkepanjangan, anak-anak dapat mengembangkan rakhitis – suatu kondisi yang membuat tulang menjadi lunak dan mudah berubah bentuk. Beberapa kasus hipokalsemia yang parah juga dapat menyebabkan kejang atau spasme pada anggota tubuh.
Orang tua sebaiknya membawa anak-anak mereka ke dokter sedini mungkin jika gejala seperti kram, nyeri otot, pertumbuhan lambat, kerusakan gigi berulang, atau kelelahan terus-menerus muncul secara sering dan tidak membaik meskipun telah dilakukan penyesuaian pola makan.
Secara khusus, anak-anak harus segera dibawa ke fasilitas medis jika mereka menunjukkan gejala serius seperti kejang, kejang otot menyeluruh, mati rasa di sekitar mulut atau ujung jari, kesulitan bernapas, detak jantung tidak teratur, atau lesu dan penurunan responsivitas. Gejala-gejala ini mungkin terkait dengan hipokalsemia berat dan memerlukan pengobatan segera.
Para ahli merekomendasikan agar orang tua memprioritaskan suplementasi kalsium melalui diet seimbang dengan makanan kaya kalsium seperti susu dan produk susu, ikan kecil yang dimakan utuh dengan tulangnya, tahu, udang, kepiting, dan sayuran berdaun hijau gelap. Selain itu, perlu dipastikan anak-anak menerima vitamin D yang cukup melalui paparan sinar matahari yang memadai atau makanan kaya vitamin D untuk meningkatkan penyerapan kalsium.
Orang tua tidak boleh memberikan suplemen kalsium dosis tinggi kepada anak-anak dalam jangka waktu lama tanpa resep dokter.
Jika kekurangan kalsium dicurigai pada seorang anak, dokter mungkin akan memerintahkan penilaian nutrisi, memeriksa perkembangan fisik, dan dalam beberapa kasus, melakukan tes darah untuk menentukan kadar kalsium dan vitamin D atau untuk menemukan penyebab kekurangan tersebut.
Sumber: https://znews.vn/dau-hieu-tre-thieu-canxi-nang-post1662310.html









