![]() |
Pendingin ruangan dapat mengonsumsi lebih banyak listrik jika dipasang dengan tidak benar. Foto: Bloomberg . |
Pada tanggal 25 Januari, Universitas Tenggara (China) mengumumkan hasil studi yang dilakukan oleh Wang Wei, seorang dosen di Departemen Arsitektur, bekerja sama dengan Departemen Teknik Elektro universitas tersebut, Laboratorium Nasional Lawrence Berkeley (AS), dan beberapa lembaga penelitian lainnya.
Studi tersebut diterbitkan di jurnal The Innovation Energy dengan judul “Desain optimal untuk unit luar ruangan pendingin udara: Solusi untuk mengurangi potensi beban energi di kota-kota besar Asia”.
Menurut para penulis, studi ini secara sistematis menganalisis dampak hambatan di sekitar unit luar ruangan pendingin udara terhadap efisiensi operasional dan konsumsi energi bangunan. Hasilnya menunjukkan bahwa memprioritaskan estetika sambil mengabaikan kebutuhan ventilasi dan pembuangan panas dapat menurunkan efisiensi sistem pendingin udara, yang menyebabkan peningkatan konsumsi listrik.
![]() |
Menutupi unit luar AC mengurangi efisiensinya, sehingga menyebabkan konsumsi listrik yang lebih tinggi. Foto: Aluminium H. |
Penelitian ini berawal dari fakta bahwa urbanisasi yang pesat di Asia membuat efek pulau panas perkotaan semakin nyata dan permintaan akan pendinginan melonjak. Dalam konteks ini, masalah konsumsi energi untuk pendingin ruangan telah menjadi tantangan utama bagi kota-kota.
Terkait renovasi perkotaan, tim peneliti mensurvei desain instalasi pendingin udara di lebih dari 80 kota, dan mencatat tren umum di mana unit luar ruangan sering kali "disembunyikan" di balik kisi-kisi atau penutup debu. Tren ini menyebar seiring dengan laju urbanisasi, terutama di kota-kota Asia.
Namun, banyak desain saat ini lebih berfokus pada estetika tanpa sepenuhnya menilai dampaknya terhadap efisiensi operasional pendingin ruangan, sehingga secara signifikan meningkatkan konsumsi energi dan memperpanjang waktu pendinginan.
![]() |
Diagram ini mengilustrasikan secara detail mengapa menutupi unit luar ruangan memengaruhi kinerja pendinginan AC. Gambar: Southeast University . |
Tim peneliti menyatakan bahwa saat ini masih kurang studi sistematis mengenai hubungan antara struktur penutup kondensor dan konsumsi energi, yang menyebabkan kesenjangan dalam standar desain dan panduan kebijakan.
Untuk mengatasi hal ini, tim melakukan penilaian komprehensif terhadap parameter struktural seperti sudut kisi-kisi dan porositas panel berlubang. Hasilnya menunjukkan bahwa, dalam kasus unit luar ruangan yang tertutup sepenuhnya, konsumsi energi pendinginan bangunan meningkat secara signifikan. Bersamaan dengan itu, waktu pengoperasian sistem pendingin jauh lebih lama, meningkatkan ketidaknyamanan bagi pengguna dan memberikan tekanan yang lebih besar pada jaringan listrik.
Sumber: https://znews.vn/day-la-sai-lam-khien-may-lanh-ngon-dien-post1623013.html









Komentar (0)