Pada kenyataannya, pengumpulan dan pengelolaan sampah di banyak daerah masih menghadapi kekurangan. Di beberapa daerah pemukiman, jalanan, dan kawasan usaha kecil, sampah terkadang menumpuk dalam waktu lama sebelum diangkut, menyebabkan bau tidak sedap, mengurangi estetika perkotaan, dan memengaruhi kehidupan warga. Di beberapa tempat, sampah rumah tangga bercampur dengan kemasan plastik, kertas, sisa makanan, atau bahkan dibiarkan sembarangan di trotoar di daerah yang ramai.
![]() |
Aktivitas pengumpulan sampah di kompleks apartemen Goldmark City ( Hanoi ). |
Saat ini, tempat sampah umum dan tempat sampah pemilahan belum memenuhi kebutuhan praktis. Di beberapa jalan dan area publik seperti Jalan Ba Trieu, Jalan Nguyen Dinh Chieu, Jalan Le Duan, dan area sekitar Danau Thien Quang, tempat sampah umum telah ditempatkan untuk melayani kebutuhan warga dan wisatawan. Namun, praktik membuang sampah rumah tangga di luar tempat sampah masih terjadi, menunjukkan tingkat kepatuhan yang rendah di antara sebagian orang dan menyoroti perlunya pengelolaan yang lebih ketat.
Perlu dicatat bahwa tempat sampah terpisah untuk sampah organik, anorganik, dan yang dapat didaur ulang masih belum tersebar luas. Sebagian besar sampah rumah tangga tercampur, mulai dari sisa makanan, dedaunan, kertas, plastik, dan logam hingga kemasan yang tidak dapat terurai secara alami. Ketika sampah organik dan anorganik tercampur, daur ulang dan penggunaan kembali menjadi jauh lebih sulit. Tanpa pemilahan di sumbernya, langkah-langkah pengolahan selanjutnya akan lebih mahal dan kurang efisien. Oleh karena itu, warga berharap pihak berwenang akan terus meninjau penempatan tempat sampah, memberikan panduan khusus tentang pemilahan, dan mempertahankan pengumpulan sampah yang stabil untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan beradab.
Bapak Ngo The Anh, Direktur Badan Pengelola Proyek Investasi dan Infrastruktur Kelurahan Hai Ba Trung (Hanoi), mengatakan: “Di kelurahan ini, tempat sampah umum dan tertutup telah dipasang untuk mengumpulkan sampah rumah tangga sesuai jadwal yang telah ditetapkan; pada saat yang sama, gerobak dorong khusus digunakan untuk pengumpulan di daerah pemukiman dan gang-gang sempit. Namun, saat ini, pemilahan sampah di sumbernya masih menghadapi kesulitan karena kurangnya sistem pengolahan pasca-pemilahan yang tersinkronisasi, terutama tidak adanya fasilitas terpisah untuk mengolah sampah organik.”
Untuk mengatasi situasi ini, perlu dilakukan peninjauan terhadap jaringan pengumpulan sampah, titik pengumpulan, dan sistem tempat sampah umum; tempat sampah perlu ditempatkan dengan tepat di area perumahan, sekolah, pasar, taman, dan jalan-jalan yang ramai. Selain itu, jadwal pengumpulan sampah perlu diumumkan secara publik dan stabil agar masyarakat dapat mengikutinya secara konsisten; pembuangan sampah ilegal harus diperiksa dan ditindak tegas. Pemilahan sampah di sumbernya hanya akan efektif jika disertai dengan pengumpulan, pengangkutan, dan mekanisme pengolahan yang tepat secara terpisah, sehingga menghindari situasi di mana masyarakat memilah sampahnya tetapi tetap dikumpulkan bersama.
Pengelolaan sampah merupakan masalah yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat dan kualitas lingkungan perkotaan. Untuk menciptakan ruang hidup yang hijau, bersih, dan indah, selain upaya pemerintah dan instansi terkait, konsensus dan kerja sama setiap warga sangat penting dalam membuang sampah di tempat yang ditentukan dan pada waktu yang tepat, serta secara bertahap membentuk kebiasaan memilah sampah di sumbernya. Ketika solusi diimplementasikan secara serentak, teratur, dan sesuai dengan realitas, pengelolaan sampah akan lebih efektif.
Sumber: https://www.qdnd.vn/xa-hoi/cac-van-de/de-rac-thai-khong-con-la-noi-lo-do-thi-1045912







