Dengan mengunjungi desa tembikar Lai Thieu, wisatawan dapat menyaksikan proses pembuatan tembikar tradisional dan kerja teliti para pengrajin. Di tengah panas dari tungku pembakaran, debu yang menutupi lantai bengkel, dan tangan para pengrajin yang bernoda tanah liat, proses pembuatan tembikar di Lai Thieu masih sebagian besar dilakukan dengan tangan. Mulai dari membentuk dan memoles tembikar hingga mengukir pola, melukis, dan membakar, setiap produk mencerminkan ketelitian dan pengalaman bertahun-tahun dari para pengrajin tembikar berbakat ini.
![]() |
Di lingkungan bengkel tembikar yang berdebu dan panas, para perajin dengan tekun bekerja membentuk produk mereka. |
![]() |
Dari sebongkah tanah liat mentah, pengrajin tembikar memotong sepotong tanah liat, membentuknya menjadi lembaran yang lebih tebal dan lebih kecil. |
![]() |
![]() |
| Bentuk dan pasang setiap bagian tanah liat ke dalam cetakan untuk membuat produk. |
![]() |
Menyesuaikan setiap detail pola pada permukaan keramik mentah dengan cermat. |
![]() |
Selesaikan detail terakhir sebelum produk dimasukkan ke dalam tungku. |
![]() |
Barang-barang tembikar yang sudah jadi dan belum diglasir ditumpuk rapi di atas troli dan diangkut ke dalam tungku pembakaran. |
![]() |
| Sebelum tembikar dimasukkan ke dalam tungku, batu bata tahan api diangkut masuk menggunakan sabuk konveyor. Di belakangnya terdapat sistem tungku kuno berbentuk kubah tempat api dijaga terus menerus selama berjam-jam untuk "memasak" setiap kelompok tembikar. |
![]() |
Para pengrajin sibuk mempersiapkan diri sebelum proses pembakaran dimulai. Waktu pembakaran untuk tembikar ditentukan oleh ukuran dan bahannya, biasanya pada suhu 600-900°C, tembikar cokelat pada 1.100-1.200°C, tembikar porselen pada 1.200-1.250°C, tembikar putih pada 1.250-1.280°C, dan porselen pada 1.280-1.350°C. |
![]() |
Setelah gerabah dikeluarkan dari tungku, para pengrajin terus memoles setiap bagian untuk menghilangkan kekasaran yang tersisa setelah proses pembakaran, mengembalikan permukaan yang halus dan mengkilap pada setiap glasir. |
![]() |
![]() |
Selama lebih dari 100 tahun, keramik Lai Thieu telah mempertahankan posisinya yang terkemuka dalam industri keramik Vietnam. Setiap produk merupakan puncak dari keterampilan, dedikasi, dan kecintaan terhadap kerajinan yang diwariskan dari generasi ke generasi. |
Sumber: https://www.qdnd.vn/van-hoa/doi-song/den-lai-thieu-xem-nghe-nhan-lam-gom-1038935






















