
Serangkaian peristiwa yang penuh warna
Hari Peringatan Raja-Raja Hung, diikuti oleh perayaan tanggal 30 April - 1 Mei, menandai dimulainya musim pariwisata musim panas Da Nang secara resmi, menghadirkan citra yang semarak dan penuh warna dengan pesan kuat "Kembali ke Asal". Mulai pertengahan April, suasana meriah menyelimuti kota dengan serangkaian kegiatan budaya dan seni yang diselenggarakan secara serentak di berbagai tempat.
Di Sun World Ba Na Hills (komune Ba Na), "Festival Matahari" diluncurkan pada tanggal 10 April dan akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026. Menurut perwakilan dari Sun World Ba Na Hills, selama "Festival Matahari," area Sun World Ba Na Hills akan menawarkan serangkaian pengalaman beragam, di mana pengunjung dapat menjelajahi seni cahaya interaktif, membenamkan diri dalam suasana festival yang meriah, dan menikmati dunia kuliner yang kaya. Setiap perjalanan merupakan kombinasi hiburan, teknologi, dan emosi, mulai dari pertunjukan spektakuler hingga kegiatan rekreasi yang menarik.
Selama liburan tanggal 30 April - 1 Mei, "Festival Cahaya dan Warisan" akan berakhir di Pulau Kenangan Hoi An (distrik Hoi An). Taman Kesan Hoi An akan menjadi lebih mempesona selama waktu ini dengan program seni penuh warna yang dipadukan dengan ritual pelepasan lampion langit dan lampion terapung. Di sela-sela itu akan ada lokakarya desa kerajinan dan area perbelanjaan, menjadikannya destinasi yang cocok untuk berbagai macam pengunjung.
Salah satu acara menarik lainnya dalam rangkaian kegiatan ini adalah Festival Ao Dai Da Nang 2026, yang akan berlangsung di Taman APEC, jalan-jalan pusat kota, dan Kota Tua Hoi An dari tanggal 24-26 April. Di festival ini, pengunjung akan dapat menikmati ruang "Ao Dai Da Nang - Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan" untuk mengapresiasi keindahan pakaian tradisional ini melalui berbagai periode. Kegiatan ini akan disertai dengan berbagai aktivitas seperti "Warna Sutra," peragaan busana , parade Ao Dai, dan kegiatan "check-in" interaktif.
Di samping acara-acara inovatif ini, terdapat festival-festival tradisional yang kaya akan identitas budaya, seperti Festival Ky Yen (desa Hoi An, komune Son Cam Ha) atau "Festival Kayu Rosewood Huong Tra - Da Nang" (kelurahan Huong Tra). Di sini, pengunjung dapat merasakan keindahan otentik pedesaan Quang Nam dengan berpartisipasi dalam ritual rakyat, bermain Bài Chòi (permainan kartu tradisional Vietnam), dan menikmati makanan khas lokal seperti banh xeo (panekuk gurih Vietnam), salad nangka, dan salad lon bon.
Memperluas "titik kontak"
Sementara ruang festival menghadirkan ritme yang semarak bagi kota, laut dan situs warisan budaya menawarkan pengalaman yang lebih mendalam, membantu pengunjung menemukan keseimbangan antara eksplorasi dan relaksasi. Laut tetap menjadi destinasi menarik bagi pengunjung untuk mengisi kembali energi mereka selama hari-hari musim panas yang terik.
Rangkaian kegiatan yang menandai pembukaan musim wisata pantai Da Nang akan berlangsung dari tanggal 25 April hingga 3 Mei, menampilkan demonstrasi olahraga air, berenang, berjalan-jalan di Son Tra, festival layang-layang (siang hari tanggal 2 Mei, di area pantai Cua Dai), musik malam, ruang kuliner, dan berbagai program komunitas, semuanya diselenggarakan untuk menciptakan suasana musim panas yang meriah.
Di sepanjang daerah pesisir, perjalanan untuk menemukan keindahan alami Da Nang terus meluas dengan serangkaian acara unik yang membentang dari pulau dan dataran hingga daerah pegunungan. Di Cu Lao Cham (komune pulau Tan Hiep), Festival Pemujaan Leluhur untuk Profesi Budidaya Burung Walet merupakan kesempatan untuk menghormati kerajinan tradisional dan titik kontak yang membantu wisatawan memahami lebih lanjut tentang nilai-nilai budaya yang terkait dengan mata pencaharian masyarakat yang tinggal di pulau-pulau tersebut.
Sementara itu, di komune Duy Xuyen, festival yang memperingati ulang tahun ke-555 Lima Komune Tra Kieu mengungkap kedalaman sejarah wilayah tersebut, sedangkan daerah My Son, dengan festival "Warna Warisan Cham", membawa pengunjung kembali ke nilai-nilai budaya kuno.
Desa ukir batu Non Nuoc (kelurahan Ngu Hanh Son) juga akan ramai selama festival ini dengan Festival Ukiran Batu Leluhur. Ruang festival menggabungkan unsur pengalaman dengan demonstrasi kerajinan, memungkinkan pengunjung tidak hanya untuk mengamati tetapi juga untuk berpartisipasi langsung dalam proses kreatif dengan batu. Lebih jauh ke atas gunung, pasar Tra Linh (komune Tra Linh) memikat pengunjung dengan budaya pegunungannya yang semarak, di mana produk pertanian, tanaman obat, dan kuliner lokal secara jelas mencerminkan kehidupan masyarakat Xo Dang.
Menurut perwakilan dari Pusat Promosi Pariwisata Da Nang, pengorganisasian kegiatan yang tersinkronisasi dari pusat kota hingga pinggiran, dari pantai hingga situs warisan budaya, dari tradisional hingga modern, menunjukkan upaya Da Nang untuk menata ulang produk pariwisatanya ke arah perluasan ruang pengalaman dan menghubungkannya menjadi sebuah perjalanan yang mulus.
Dengan pendekatan ini, Da Nang bertujuan tidak hanya untuk menarik wisatawan dalam jangka pendek tetapi juga untuk membangun citra destinasi yang mendalam, di mana setiap kunjungan meninggalkan kesan yang tak terlupakan. Dari ruang festival yang semarak dan kehidupan pantai yang meriah hingga nilai-nilai budaya yang mendalam di kawasan warisan budaya, semuanya menyatu untuk menciptakan musim liburan yang menarik dan memikat untuk menarik wisatawan ke Da Nang.
Sumber: https://baodanang.vn/diem-cham-da-nang-mua-dai-le-3333323.html






Komentar (0)