Sebuah laporan baru oleh Quotezone (yang mengkhususkan diri dalam membandingkan asuransi) yang disebut "Indeks Pencopetan Eropa" mengatakan bahwa ribuan wisatawan telah dirampok dan dicopet saat mengunjungi destinasi-destinasi utama di benua itu.
Laporan tersebut disusun dari data terkait pencopetan di situs penasihat perjalanan daring terbesar di dunia Tripadvisor; serangkaian surat kabar Barat mengutip informasi tersebut.
10 negara dengan masalah pencopetan terbanyak di Eropa
Pencurian dapat terjadi di mana saja dan tempat-tempat wisata merupakan tempat yang paling mudah menjadi incaran para penjahat karena wisatawan selalu sibuk melihat-lihat, mengambil gambar...
“Tempat-tempat ikonis seperti Menara Eiffel di Paris dan Air Mancur Trevi di Roma selalu menjadi tempat favorit para copet karena mereka dapat bergerak diam-diam di antara keramaian,” kata Greg Wilson, pendiri dan CEO Quotezone.
Meski Barcelona kerap dianggap sebagai tempat rawan copet, Spanyol tidak masuk dalam lima besar.
Sebaliknya, Italia menempati posisi teratas dan beberapa tempat wisata paling terkenal di negara cantik ini seperti Venesia, Roma, Milan... adalah "markas" pencurian.
Ulasan Tripadvisor oleh wisatawan tentang Colosseum Roma, Air Mancur Trevi, dan Pantheon semuanya menyebutkan adanya barang-barang yang dicuri.
"Teknik" yang paling umum digunakan adalah mengalihkan perhatian wisatawan sebelum barang bawaan mereka dicuri. Pencopet bekerja berpasangan atau berkelompok, dengan satu orang menarik perhatian wisatawan sementara yang lain mencuri tas.
Katedral Duomo di Milano di Milan dan Gallerie Degli Uffizi di Florence juga merupakan tempat pencopet yang populer.
Prancis menempati posisi kedua dalam daftar, terutama di Menara Eiffel di Paris. Belanda menjadi tujuan terburuk ketiga di Eropa bagi pencopet, sementara Jerman berada di posisi keempat. Yunani berada di posisi kelima, sementara Spanyol dan Portugal berada di posisi keenam dan ketujuh. Turki, Irlandia, dan Polandia melengkapi 10 besar.
Jalan pejalan kaki Las Ramblas di Barcelona, Spanyol, sebelumnya pernah dinobatkan sebagai tempat terburuk di dunia untuk copet. Banyak wisatawan yang terganggu oleh para pengamen jalanan dan dapat menjadi sasaran empuk bagi para oportunis.
Air Mancur Trevi di Roma dipenuhi wisatawan dari pagi hingga larut malam.
Menurut Quotezone: Wisatawan harus selalu waspada, meninggalkan barang berharga, seperti perhiasan mahal, di brankas hotel, dan selalu membawa tas selempang beritsleting untuk melindungi ponsel dan dompet. Usahakan untuk tidak pernah meninggalkan barang-barang pribadi karena perusahaan asuransi perjalanan mewajibkan tamu untuk "menjaga barang-barang mereka dengan baik" dan dapat menolak klaim jika dianggap ceroboh. Penting untuk diingat untuk melaporkan pencurian tersebut kepada polisi karena ini akan membantu pembayaran asuransi.
Pastikan juga untuk memeriksa kembali apa saja yang ditanggung dan tidak ditanggung oleh polis asuransi perjalanan Anda sebelum menuju destinasi-destinasi terbaik di Eropa ini. Sebagian besar polis asuransi perjalanan menanggung dokumen penting seperti paspor, tetapi jarang menanggung uang tunai dan ponsel curian.
Pengunjung harus menarik uang dari ATM yang jauh dari tempat wisata utama dan selalu memperhatikan orang di sekitar saat melakukannya.
Jika Anda dirampok, hubungi dan batalkan kartu Anda sesegera mungkin, lalu pergilah ke kantor polisi untuk membuat laporan. Anda juga harus memeriksa dompet atau tas Anda di tempat sampah dan selokan dekat lokasi pencurian, karena beberapa pencopet hanya akan mengambil uang tunai atau ponsel jadul yang tidak terkunci dan akan segera membuang barang lainnya.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)