Nilai rata-rata untuk mata pelajaran Geografi pada tahun 2026 adalah 5,1, yang berarti 1,53 poin lebih rendah dari tahun lalu. Ini merupakan perbedaan yang signifikan.
Secara khusus, di seluruh negeri, lebih dari 47% lembar jawaban ujian mendapat nilai di bawah rata-rata, dan hanya sekitar 14,5% yang mendapat nilai 7 atau lebih tinggi. Yang perlu diperhatikan, tahun ini hanya 56 lembar jawaban yang mendapat nilai sempurna 10, sedangkan tahun lalu hampir 7.000 kandidat mencapai nilai tersebut.
Sebaliknya, 102 lembar soal ujian Geografi mendapat nilai gagal.


Pada ujian kelulusan SMA tahun lalu, mata pelajaran Geografi memiliki lebih dari 476.000 kandidat.
Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata adalah 6,63 poin. Secara nasional, hampir 7.000 kandidat meraih nilai sempurna 10, sementara lebih dari 89.000 makalah mendapat nilai di bawah rata-rata, atau sekitar 19%. Nilai yang paling sering tercatat adalah 7,75 poin.
Menurut statistik, pada tahun 2026, Geografi tetap menjadi salah satu mata pelajaran dalam kelompok Ilmu Sosial dengan jumlah kandidat terbanyak, kedua setelah Sejarah dengan hampir 449.000 kandidat yang mengikuti ujian.
Tahun ini menandai tahun kedua Geografi dimasukkan dalam ujian sesuai dengan Program Pendidikan Umum 2018, dengan struktur ujian yang terdiri dari 28 pertanyaan pilihan ganda, yang harus diselesaikan dalam waktu 50 menit.
Ujian ini dibagi menjadi tiga bagian: Bagian I terdiri dari 18 pertanyaan pilihan ganda; Bagian II terdiri dari 4 pertanyaan benar-salah, masing-masing dengan empat pilihan a, b, c, d; dan Bagian III terdiri dari 6 pertanyaan pilihan ganda jawaban singkat.

Isi ujian mencakup secara komprehensif pengetahuan Geografi kelas 12, sekaligus secara fleksibel mengintegrasikan beberapa materi dari kelas 11. Ujian ini juga mencakup isu-isu terkini seperti ekonomi berbasis pengetahuan dan perubahan iklim global.
Dari segi tingkat kesulitan, ujian ini dirancang untuk mencapai keseimbangan antara tingkat pengetahuan, pemahaman, dan penerapan.
Perlu dicatat bahwa ujian tersebut tidak mengharuskan hafalan nama tempat atau perhitungan yang rumit, tetapi berfokus pada kemampuan membaca dan memahami data, menganalisis grafik, dan menerapkan pengetahuan pada situasi praktis.
Sumber: https://tienphong.vn/diem-trung-binh-mon-dia-ly-giam-manh-post1855801.tpo








