Letnan Kolonel Truong Thuy Duong saat ini bertugas di Depot Perlengkapan Teknis, Gudang 700, Departemen Logistik dan Teknis, Angkatan Laut Vietnam, sebuah tempat yang menekankan keteraturan dan disiplin. Setelah mengabdikan hampir 15 tahun untuk tugas ini, Thuy Duong sangat memahami bahwa jika garis depan adalah kapal-kapal yang menantang ombak atau platform lepas pantai yang kokoh, maka prajurit gudang seperti dirinya adalah "urat nadi" yang memastikan kekuatan selalu terjaga.
![]() |
Rumah keluarga Ms. Truong Thuy Duong. Foto: GIA HAN |
Iklim pesisir yang unik dan keragaman perlengkapan teknis mengharuskan staf gudang untuk teliti dan hati-hati dalam setiap langkah proses penyimpanan. Lingkungan kerja ini telah menanamkan dalam diri Thuy Duong sikap profesional, rasa tanggung jawab, dan keseriusan dalam pekerjaannya.
Upaya gigih Thùy Dương telah diakui dengan banyak gelar bergengsi seperti: Prajurit Teladan di tingkat akar rumput pada tahun 2024 dan 2025; Personel Militer Teladan Gudang 700 pada periode 2022-2025; Personel Militer Teladan Departemen Logistik dan Teknik pada periode 2022-2025; dan terutama gelar "Tokoh Muda Angkatan Laut yang Menjanjikan" pada tahun 2025. Ini bukan hanya penghargaan atas upaya berkelanjutannya tetapi juga bukti kematangan seorang perwira militer wanita di era baru.
Salah satu momen paling berkesan dalam karier militer Thùy Dương adalah tiga partisipasinya yang bergengsi dalam parade dan pawai tingkat nasional: A50, A70, dan A80. Hari-hari pelatihan yang berat di lapangan tidak hanya mengasah karakter dan kemauannya, tetapi juga menanamkan etos kerja yang disiplin dan profesional. Setiap kali ia menjalankan misi, Thùy Dương merasa aman karena tahu suaminya selalu ada untuk mendukungnya, menyemangatinya, mengurus rumah tangga, dan merawat kedua anak mereka, sehingga ia dapat sepenuhnya mengabdikan diri pada tugas-tugasnya.
Suami Thùy Dương adalah Kapten Nguyễn Văn Thanh, yang saat ini bekerja sebagai sopir di Departemen Administrasi Markas Komando Angkatan Laut. Mengingat kisah cinta mereka, Thùy Dương tak bisa menyembunyikan emosinya. Lima belas tahun lalu, mereka pertama kali bertemu di sebuah program budaya Komando Angkatan Laut. Lagu dan musik menjadi jembatan yang menghubungkan dua jiwa yang sehati. Cinta mereka tumbuh perlahan, tanpa gembar-gembor, tetapi cukup dalam bagi mereka untuk mengatasi tantangan dan kesulitan unik kehidupan militer bersama. Setelah setahun menjalin ikatan, saling memahami, dan membangun kepercayaan, mereka memutuskan untuk menikah.
Seperti banyak keluarga militer lainnya, pasangan ini menghadapi banyak kesulitan di tahun-tahun awal pernikahan mereka. Meskipun gaji militer mereka stabil, untuk menutupi pengeluaran keluarga, mulai dari sewa dan biaya hidup sehari-hari hingga mempersiapkan masa depan anak-anak mereka, diperlukan perencanaan anggaran dan pengeluaran yang cermat. Makanan sederhana dan diskusi tentang cara mengelola keuangan membantu mereka saling memahami dengan lebih baik, berbagi beban, dan mengatasi tantangan hidup bersama.
Sepuluh tahun telah berlalu sejak mereka menikah, dan membangun rumah sendiri merupakan tonggak penting bagi Thuy Duong dan suaminya. Namun, lebih dari segalanya, kebahagiaan dan kebanggaan terbesar mereka adalah kedua putri mereka yang patuh dan cantik. Putri sulung mereka, Nguyen Hoai An, saat ini duduk di kelas dua dan sudah membantu ibunya mengerjakan pekerjaan rumah tangga kecil, selalu menjadi teladan bagi adik perempuannya. Sementara itu, putri bungsu mereka, Nguyen Ha Vy, dengan penuh semangat bersiap memasuki kelas satu dengan banyak mimpi dan kegembiraan baru.
Bagi Thùy Dương, malam-malam yang dihabiskan untuk membantu anak-anaknya mengerjakan pekerjaan rumah selalu menjadi waktu yang paling damai dan bahagia. Sedangkan Thanh, meskipun jadwal kerjanya sibuk, ia selalu meluangkan waktu untuk merawat dan mendukung studi anak-anaknya serta berbagi pekerjaan rumah tangga dengan istrinya. Cinta, tanggung jawab, dan pengertian di antara anggota keluarga inilah yang telah membangun rumah yang damai dan bahagia, memberikan landasan bagi anak-anak untuk tumbuh dikelilingi oleh kasih sayang dan perhatian keluarga mereka.
Melihat ke belakang, Thùy Dương merasa bahagia telah hidup, berkontribusi, dan tumbuh di lingkungan militer, sekaligus membangun rumah tangga yang damai bersama orang-orang terkasihnya. Baginya, di balik prestasinya dalam pekerjaan, selalu ada dukungan dan ketaatan dari keluarganya. Kecintaannya pada profesinya, rasa tanggung jawabnya sebagai seorang prajurit, dan dukungan kuat dari keluarganya telah memberinya motivasi untuk terus berjuang dan berprestasi.
Sumber: https://www.qdnd.vn/phong-su-dieu-tra/phong-su/diem-tua-hau-phuong-1044017








