![]() |
Salah memiliki peluang untuk lolos ke babak knockout Piala Dunia . Foto: Reuters . |
Perebutan tempat di babak 32 besar Grup G Piala Dunia 2026 akan ditentukan setelah pertandingan antara Mesir dan Iran di Stadion Lumen. Perwakilan Afrika Utara itu memiliki keunggulan signifikan, memimpin grup dengan 4 poin, sementara Iran berada tepat di belakang dengan 2 poin dan tetap tak terkalahkan setelah dua pertandingan.
Mesir memulai turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Belgia sebelum mengalahkan Selandia Baru 3-1 untuk merebut posisi puncak. Hanya satu poin lagi melawan Iran akan menjamin tim asuhan Hossam Hassan lolos ke babak gugur. Kemenangan akan membawa Mohamed Salah dan rekan-rekan setimnya melaju sebagai juara grup.
Harapan terbesar Mesir terus bertumpu pada Mohamed Salah. Bintang Liverpool itu telah mencetak satu gol dan memberikan dua assist dalam dua pertandingan, menjadi kekuatan pendorong dalam upaya mereka untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1990.
Sementara itu, Iran menunjukkan bahwa mereka adalah lawan yang tangguh. Tim asuhan pelatih Amir Ghalenoei bermain imbang 2-2 dengan Selandia Baru dan menahan Belgia dengan hasil imbang 0-0, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi lima pertandingan di semua kompetisi. Namun, dengan hanya dua poin setelah dua pertandingan, hasil imbang mungkin tidak cukup untuk mengamankan tempat mereka di babak selanjutnya jika Belgia mengalahkan Selandia Baru di pertandingan lain yang dimainkan pada waktu yang sama.
Dari segi susunan pemain, Mesir kemungkinan akan mempertahankan susunan pemain yang sama seperti saat mengalahkan Selandia Baru. Partisipasi Hamdy Fathy dan Hossam Abdelmaguid masih belum pasti karena cedera, sementara Ramy Rabia diperkirakan akan terus berduet dengan Yasser Ibrahim di lini pertahanan tengah.
Dari kubu Iran, Roozbeh Cheshmi kemungkinan besar akan tetap absen. Pelatih Ghalenoei mungkin akan memasukkan kembali Alireza Jahanbakhsh ke dalam susunan pemain inti untuk meningkatkan kreativitas dalam serangan.
Dengan keunggulan poin dan performa konsisten Salah, Mesir dianggap sebagai favorit. Namun, Iran menunjukkan pertahanan yang gigih dan mampu mengubah pertandingan penentu ini menjadi pertarungan sengit hingga menit-menit terakhir.
Sumber: https://znews.vn/dien-bien-ai-cap-iran-post1663443.html




























































