Tim asuhan Didier Deschamps menyelesaikan Grup I dengan rekor sempurna. Prancis secara berturut-turut mengalahkan Senegal, Irak, dan Norwegia, mencetak 10 gol dan hanya kebobolan 2 gol. Dalam pertandingan terakhir, Ousmane Dembele bersinar dengan hat-trick dalam kemenangan 4-1 atas Norwegia, menunjukkan bahwa kekuatan serangan "Les Bleus" tidak hanya bergantung pada Kylian Mbappe.
Dengan skuad yang dalam dan banyak bintang dalam performa puncak, Prancis diperkirakan akan melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, pelatih Deschamps masih memiliki beberapa kekhawatiran, karena tim terkadang tampak kurang siap dalam pertahanan ketika tidak menguasai bola.
![]() |
Prancis dalam performa yang lebih baik daripada Swedia. |
Selain itu, perjalanan menuju final juga diprediksi akan penuh tantangan, karena Prancis bisa menghadapi Jerman,Belanda , Maroko, atau bahkan Spanyol di babak selanjutnya.
Sebaliknya, Swedia hanya lolos ke babak gugur sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik. Tim asuhan Graham Potter mengalahkan Tunisia, bermain imbang dengan Jepang, dan menderita kekalahan telak 1-5 melawan Belanda, sehingga mengakhiri babak penyisihan grup dengan 4 poin.
Performa Swedia kurang meyakinkan, dengan pertahanan mereka yang terus-menerus melakukan kesalahan. Sejarah pertemuan juga tidak menguntungkan tim Nordik ini, karena mereka kalah empat dari lima pertemuan terakhir mereka dengan Prancis. Namun, tiga dari empat kekalahan tersebut hanya dengan selisih satu gol, menjanjikan pertandingan yang menantang bagi "Les Bleus" dalam upaya mereka meraih gelar juara.
Sumber: https://znews.vn/dien-bien-phap-vs-thuy-dien-post1664801.html





























































