
Setelah upacara, tandu Dua Saudari dibawa dari kuil ke balai desa Ha Loi dengan iring-iringan pengiring upacara yang terorganisir dengan baik. Bendera komando, bendera yang mewakili lima elemen, bendera yang mewakili empat makhluk mitologi, seorang penjaga wanita, bersama dengan gajah putih, kuda merah muda, kuda putih, dan lain-lain, menciptakan pemandangan festival yang meriah dan penuh warna, kaya akan warna-warna tradisional.
Ritual "pertukaran tandu"—mengubah posisi tandu Dua Saudari selama setiap tahapan prosesi—terus dilestarikan, mencerminkan makna mendalam dari kasih sayang persaudaraan, tatanan keluarga, dan persatuan nasional dalam budaya Vietnam.
Sepanjang prosesi, tandu-tandu berulang kali berganti peran, diangkat di atas kepala para peserta, menciptakan citra bergelombang seperti naga yang meliuk-liuk di tengah prosesi pembawa bendera, diiringi suara meriah dari gendang, gong, dan musik tradisional. Ciri khas unik ini menambah daya tarik festival di tanah Me Linh yang kaya akan sejarah dan budaya.
Festival Kuil Hai Ba Trung pada tahun 2026 akan berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Februari (bertepatan dengan hari ke-6 hingga ke-8 bulan pertama kalender lunar Tahun Kuda). Lebih dari sekadar acara budaya dan keagamaan penting di ibu kota, festival ini juga merupakan kesempatan untuk menghormati kontribusi para Saudari Trung dalam mendirikan dan membela negara, serta menumbuhkan patriotisme dan kebanggaan nasional bagi generasi mendatang.
Berikut beberapa foto dari prosesi tandu Saudari Trung:











Sumber: https://hanoimoi.vn/doc-dao-le-ruoc-kieu-hai-ba-trung-734317.html







Komentar (0)