
Dengan gaya penulisan yang kreatif dan penuh pertimbangan, menyusul kesuksesan dua kumpulan puisi populernya, "Langit Ini Terlalu Indah untuk Sedih - Hidup Ini Terlalu Indah Namun Sedih" dan "Pada Akhir Hari, Setiap Orang Membutuhkan Sesuatu untuk Dipercayai," penulis muda Le Hoai Dang (lahir tahun 1994) telah mengalihkan fokus penulisannya ke sastra anak-anak dengan novelnya "Kisah Anjing Jerami," yang meninggalkan kesan positif pada para pembaca.
Lahir dan besar di pedesaan yang damai, sejak kecil, Rom memiliki ikatan yang erat dengan manusia, menikmati bermain dengan neneknya, mengamati dan mendengarkan cerita mereka. Hari-hari yang tenang di desa berlalu hingga suatu hari, Rom ditangkap oleh pencuri dan dibawa ke kota.
Dari sini, Rơm harus menjelajahi setiap sudut dan celah, dari pub dan tempat pembuangan sampah hingga terowongan bawah tanah, gedung apartemen tua, kuil pinggir jalan, dan spa hewan peliharaan... Rơm menghadapi banyak situasi aneh dan menyedihkan, baik yang patut dikasihani maupun yang patut dibenci. Namun, situasi-situasi ini dengan jelas mengungkapkan "karakter" Rơm, seperti tidak mencuri makanan dari pub meskipun kelaparan; mengumpulkan keberanian untuk menyelamatkan anjing dari operasi pencurian anjing meskipun bahaya mengancam; membantu induk kucing dan kucing belang melawan geng Kucing Hitam di gedung apartemen tua; dan membantu Sparrow menyelamatkan "keluarganya" dari sangkar burung yang dijual di depan sebuah kuil untuk dilepaskan...
"Kisah Anjing Jerami" ditulis dengan bahasa yang jelas dan sederhana, dengan nada alami dan jenaka yang akan membuat pembaca tertawa berkali-kali. Setiap bab disajikan oleh penulis sebagai cerita pendek independen dengan permulaan, klimaks, dan akhir yang mengharukan... beberapa hal tidak sulit diprediksi, tetapi diceritakan dengan cara yang memikat.
Selama pengembaraannya itulah Rơm memahami banyak hal tentang bangsanya sendiri, kemanusiaan, dan spesies lain... Dan itulah juga perjalanan dari pemahaman menuju belas kasih antara "manusia dan hewan," seperti yang digambarkan di setiap halaman cerita.
Le Hoai Dang berbagi tentang perjalanan kepenulisannya: “Saya suka menulis cerita anak-anak karena saya mencintai anak-anak dan ingin mereka memiliki cerita untuk dibaca, cerita yang sederhana dan menyenangkan, seperti makan kue, minum seteguk air dingin, atau menikmati semilir angin musim panas yang sejuk. Setiap kali saya membayangkan pembaca yang membaca buku ini, saya sering membayangkan seorang anak membantu ibunya menjual roti atau mi, membantu ayahnya menjual permen, membantu neneknya mendirikan warung nasi ketan, atau anak-anak yang belajar sekaligus membantu orang tua mereka mengerjakan pekerjaan rumah. Saya selalu berharap anak-anak dapat membaca cerita di mana mereka dapat melihat diri mereka sendiri, membantu mereka menghargai hal-hal kecil tentang segala sesuatu... sehingga melalui itu, mereka belajar untuk menghargai dan mencintai, berani mempercayai dan melindungi apa yang baik. Saya percaya bahwa setiap anak dengan hati yang penuh kasih akan tumbuh menjadi orang dewasa yang lembut dan baik hati.”
Salah satu keunggulan kreatif dari "Straw Dog Story" adalah ilustrasinya yang teliti, dengan serangkaian gambar yang jelas menggambarkan citra setiap karakter, mengikuti perkembangan dan latar setiap bab dengan cermat.
Phuong Hoa (Menurut hanoimoi.vn)
Sumber: http://baovinhphuc.com.vn/Multimedia/Images/Id/127844/Doc-de-hieu-va-thuong






Komentar (0)