Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Tim Greenwood sedang mengalami perubahan.

Marseille berpisah dengan Presiden Pablo Longoria, mengakhiri masa jabatan yang penuh gejolak dan tanpa trofi di tengah spiral ketidakstabilan di dalam klub Prancis selatan tersebut.

ZNewsZNews24/03/2026

Longoria (kiri) meninggalkan Marseille setelah 6 tahun.

Pengumuman yang dibuat oleh klub yang berbasis di Velodrome tersebut pada pagi hari tanggal 24 Maret, mengkonfirmasi bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kemitraan mereka. Longoria bergabung dengan Marseille pada tahun 2020 sebagai Direktur Olahraga , sebelum diangkat menjadi Presiden kurang dari setahun kemudian. Ia mengambil peran tersebut di tengah krisis di klub, dengan para penggemar menyerang pusat pelatihan sebagai protes terhadap manajemen sebelumnya.

Di bawah asuhan Longoria, Marseille memiliki beberapa momen gemilang, mencapai semifinal Liga Europa pada tahun 2022 dan Liga Europa pada tahun 2024. Namun, di Liga Champions, tim tersebut mengecewakan dan, yang paling penting, gagal memenangkan gelar apa pun.

Salah satu kelemahan terbesar di masa kepemimpinan Longoria adalah ketidakstabilan di bangku pelatih. Marseille terus-menerus berganti manajer, dari Jorge Sampaoli hingga Gennaro Gattuso, dan yang terbaru, kepergian Roberto De Zerbi. Setelah pergolakan ini, Longoria pun dicopot dari jabatannya.

Meskipun diakui atas upaya dan dedikasinya, Longoria pada akhirnya gagal menyelesaikan masalah stabilitas, sebuah isu yang telah menghantui Marseille sejak klub tersebut diambil alih oleh pengusaha Frank McCourt pada tahun 2016.

Marseille, yang dulunya merupakan kekuatan dominan dalam sepak bola Prancis di akhir abad ke-20 dan satu-satunya tim Ligue 1 yang memenangkan Liga Champions (1993) sebelum PSG melakukannya, kini terperosok dalam krisis. Gelar Ligue 1 terakhir mereka diraih pada tahun 2010, dan trofi terakhir mereka adalah Piala Liga pada tahun 2012.

Di bawah kepemimpinan Habib Beye, Marseille baru-baru ini kalah 1-2 di kandang melawan Lille dan kini tertinggal 11 poin dari PSG dalam perebutan gelar. Oleh karena itu, kepergian Longoria dipandang sebagai titik balik baru, tetapi juga sebagai pertanda bahwa aktivitas seismik di Velodrome masih jauh dari selesai.

Sumber: https://znews.vn/doi-cua-greenwood-bien-dong-post1637603.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Turun ke jalan pada Hari Nasional

Turun ke jalan pada Hari Nasional

Lentera

Lentera

Arus budaya

Arus budaya