![]() |
Membekukan daging dan ikan dengan benar akan meminimalkan kehilangan nutrisi. Foto: Daily Wrap. |
DHA adalah salah satu asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam perkembangan otak dan penglihatan anak, terutama di tahun-tahun awal mereka. DHA juga merupakan nutrisi yang direkomendasikan oleh banyak ahli gizi untuk dikonsumsi melalui ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan herring, atau makanan kaya omega-3 lainnya. Namun, banyak orang tua khawatir bahwa membekukan daging dan ikan untuk digunakan nanti dapat menyebabkan hilangnya DHA, sehingga mengurangi nilai gizi makanan tersebut.
Menurut ulasan tahun 2024 di majalah Foods , pembekuan yang tepat adalah salah satu metode efektif untuk menjaga kualitas lipid ikan, termasuk asam lemak omega-3 seperti DHA dan EPA. Suhu rendah memperlambat aktivitas enzim, mikroorganisme, dan oksidasi lemak, sehingga membantu mempertahankan komposisi nutrisi makanan selama penyimpanan.
Ini berarti bahwa jika ikan atau daging dibekukan segera setelah dibeli, disimpan pada suhu stabil sekitar -18°C, dan tidak dicairkan berulang kali, kandungan DHA umumnya cukup terjaga dengan baik. Inilah juga mengapa banyak jenis ikan yang dibekukan di atas kapal setelah ditangkap masih memiliki nilai gizi yang hampir setara dengan ikan segar ketika sampai ke konsumen.
Namun, para peneliti juga mencatat bahwa DHA tidak sepenuhnya "tidak berubah". Sebagai asam lemak tak jenuh rantai panjang, DHA masih dapat teroksidasi seiring waktu, terutama jika makanan disimpan terlalu lama, suhu freezer terus berfluktuasi, atau kemasan tidak kedap udara, sehingga makanan terpapar udara berlebihan. Oksidasi jauh lebih lambat pada suhu beku, tetapi tidak sepenuhnya dicegah.
Bagi anak kecil, penting tidak hanya untuk memastikan asupan DHA yang cukup tetapi juga untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan mereka. Oleh karena itu, orang tua harus membagi daging dan ikan menjadi porsi kecil sebelum dibekukan untuk menghindari proses pencairan dan pembekuan ulang berulang kali. Saat menyiapkan makanan, pencairan harus dilakukan di kompartemen dingin lemari es, bukan dibiarkan pada suhu ruangan selama berjam-jam, untuk membatasi pertumbuhan bakteri dan mengurangi risiko penurunan kualitas makanan.
Para ahli juga mencatat bahwa daging babi, sapi, dan ayam mengandung sangat sedikit DHA dibandingkan dengan makanan laut, sehingga pembekuan hampir tidak membuat perbedaan signifikan dalam kandungan nutrisinya. Jika orang tua ingin meningkatkan asupan DHA dalam makanan anak-anak mereka, mereka harus memprioritaskan pemberian makanan laut 1-2 kali seminggu, seperti yang direkomendasikan untuk setiap kelompok usia.
Sumber: https://znews.vn/dong-lanh-thit-ca-co-lam-mat-omega-3-dha-post1664838.html











