VN-Index melanjutkan sesi perdagangan yang bergejolak karena tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar terus berlanjut. Pada penutupan, VN-Index turun 9,75 poin (0,52%) menjadi 1.874,43 poin. Volume perdagangan di HoSE meningkat menjadi lebih dari 22.000 miliar VND.
Sektor perbankan tetap menjadi titik terang yang langka di pasar, dengan sejumlah saham mengalami kenaikan signifikan. OCB memimpin dengan peningkatan hampir 6%, sementara TCB, TPB, SSB, MSB, VPB, ACB, danSHB semuanya naik antara 1-3%. ACB terus menjadi salah satu saham dengan dampak paling positif pada VN-Index.
Arus kas juga menunjukkan tanda-tanda kembali ke sektor perbankan setelah periode akumulasi yang panjang. Banyak saham mencatat peningkatan likuiditas yang signifikan, terutama di sektor perbankan swasta. Namun, peningkatan di kelompok ini masih belum cukup untuk mengimbangi tekanan dari saham-saham real estat berkapitalisasi besar.
Secara umum, pasar tetap sangat terpolarisasi. Saham-saham sekuritas diperdagangkan dengan hati-hati, dengan VND, HCM, dan VIX semuanya mengalami koreksi kecil. Sebaliknya, MWG, SAB, dan beberapa saham real estat seperti BCM, VPI, dan HDG mempertahankan kinerja positif mereka.

Yang perlu diperhatikan, saham THD milik Thaiholdings melanjutkan tren kenaikannya selama 15 sesi berturut-turut, termasuk 10 sesi mencapai batas atas. Dalam waktu kurang dari sebulan, saham tersebut telah meningkat lebih dari 200%, sehingga kapitalisasi pasar perusahaan mencapai sekitar 39.000 miliar VND. Lonjakan kuat pada THD ini bertepatan dengan pengumuman Thaigroup tentang rencana pengembangan kompleks berskala besar di Ninh Binh dengan total investasi sekitar 128.000 miliar VND.
Poin negatif lainnya adalah investor asing terus melakukan penjualan bersih besar-besaran senilai hampir 800 miliar VND. Saham VHM, HPG, VIC, dan FPT merupakan saham yang paling banyak dijual, sementara MSB danACB mengalami pembelian bersih yang signifikan.
Sumber: https://tienphong.vn/dong-tien-do-manh-vao-co-phieu-ngan-hang-post1846785.tpo








Komentar (0)