![]() |
| Artefak bersejarah telah dikembalikan ke sekolah. |
Suatu hari di penghujung tahun ajaran, suasana di dalam SMA Huong Tra (Kelurahan Huong Tra, Kota Hue ) menjadi meriah. Kali ini, para siswa dan guru sekolah mengadakan kunjungan lapangan ke museum yang berada tepat di dalam kampus. Ratusan gambar, dokumen, dan artefak dari museum dipamerkan di sekolah yang terletak lebih dari 15 km dari pusat kota Hue.
Dengan tema "Hue - Tonggak Sejarah dan Perjalanan Kemajuan di Era Baru," pameran ini, melalui gambar dan artefak, menceritakan setiap periode sejarah, dari keberanian leluhur kita dalam perang perlawanan hingga prestasi dalam membangun dan mengembangkan tanah air. Alih-alih mengunjungi museum, format pameran keliling ini telah mendekatkan warisan sejarah dan budaya kepada generasi muda.
Sambil mendengarkan dengan saksama setiap kata dari pemandu wisata Museum Sejarah Kota Hue tentang dokumen-dokumen bersejarah, Bao Tram (siswa kelas 12 dari SMA Huong Tra) berbagi bahwa ia pernah berkesempatan mengunjungi museum untuk belajar tentang sejarah sebelumnya, tetapi ini adalah pertama kalinya ia dapat melihat dokumen dan artefak yang dibawa museum langsung ke sekolahnya.
Selain memamerkan artefak, beberapa sekolah dan museum juga menyelenggarakan kompetisi untuk mempelajari budaya, sejarah, dan semangat revolusioner, menciptakan "sesi pembelajaran terbuka".
Bapak Nguyen Duc Loc, Direktur Museum Sejarah Kota Hue, mengatakan bahwa dalam perjalanan sejarah, Hue adalah tanah yang kaya akan tradisi budaya dan revolusioner, telah mencatat banyak kemenangan gemilang, dan merupakan tempat yang telah menempa kemauan, keberanian, dan patriotisme yang tak tergoyahkan dari generasi ke generasi. Peninggalan dan artefak sejarah yang dilestarikan hingga saat ini merupakan bukti nyata dari masa lalu yang tangguh dan tak tergoyahkan, dan pada saat yang sama, merupakan sumber informasi yang berharga untuk mendidik generasi muda tentang tradisi.
Menurut Bapak Loc, belakangan ini, unit tersebut telah berhasil menerapkan gerakan "membawa museum ke sekolah" dengan tujuan untuk mendorong dan memotivasi generasi muda, khususnya siswa, agar memiliki semangat belajar dan pemahaman yang lebih besar tentang sejarah dan budaya daerah dan wilayah di seluruh negeri.
Selain sesi bercerita di bawah bendera – sebuah pendekatan inovatif yang berkolaborasi dengan sekolah-sekolah untuk "menyegarkan" upacara pengibaran bendera mingguan, bulanan, dan triwulanan – Museum ini juga menyelenggarakan kuis sejarah dan pameran gambar dokumenter serta artefak yang berkaitan dengan peristiwa dan tokoh sejarah.
“Kami sedang meneliti cara-cara untuk berinovasi dalam pendekatan kami dan menyampaikan fakta-fakta sejarah dengan cara yang paling autentik, meningkatkan daya tariknya sekaligus membantu siswa secara bertahap terbiasa dengan teknologi melalui metode tampilan dan pameran inovatif yang sesuai untuk khalayak luas saat ini. Melalui ini, kami bertujuan untuk menyampaikan, memperkuat, dan menyebarkan patriotisme dan kebanggaan nasional kepada generasi muda, berkontribusi untuk memotivasi semangat melestarikan, menjaga, dan mempromosikan nilai-nilai warisan budaya di masyarakat,” ujar Bapak Loc.
Sumber: https://huengaynay.vn/giao-duc/dua-bao-tang-ve-tan-truong-hoc-166934.html









