Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Jerman mencapai target anggaran NATO sebesar 2%.

Công LuậnCông Luận15/02/2024


Jerman telah berjanji untuk menghabiskan lebih dari 2% PDB-nya untuk pertahanan tahun ini. Pemimpin NATO Jens Stoltenberg memuji peningkatan pengeluaran pertahanan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" di seluruh aliansi yang dipimpin AS tersebut. Awal pekan ini, Kanselir Olaf Scholz mengatakan kepada sektor pertahanan bahwa Jerman akan memenuhi target pengeluaran pertahanan NATO sebesar 2%. Foto: AP

Awal pekan ini, Kanselir Olaf Scholz mengatakan kepada sektor pertahanan bahwa Jerman akan memenuhi target pengeluaran pertahanan NATO sebesar 2%. Foto: AP

Dengan demikian, pemerintah Jerman akan menghabiskan $73,41 miliar (€68,58 miliar) untuk pertahanan pada tahun ini, setara dengan 2,01% dari PDB Jerman.

Pada tahun 2023, Jerman menghabiskan 1,57% dari PDB-nya untuk pertahanan, kurang dari target 2%. Namun, Senin lalu, Kanselir Jerman Olaf Scholz berjanji untuk memenuhi komitmen pengeluaran 2% tersebut selama kunjungan ke lokasi manufaktur senjata masa depan Rheinmetall.

Kabar tentang Jerman yang memenuhi target pengeluaran 2% muncul bersamaan dengan pujian Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg atas peningkatan pengeluaran pertahanan sebesar 11% yang "belum pernah terjadi sebelumnya" di dalam aliansi yang beranggotakan 31 negara tersebut.

“Tahun ini, saya memperkirakan 18 negara sekutu akan menghabiskan 2% dari PDB mereka untuk pertahanan. Itu angka rekor lainnya,” kata Stoltenberg dalam konferensi pers di hadapan para menteri di Brussels.

Dia mengatakan angka ini menunjukkan peningkatan enam kali lipat dibandingkan tahun 2014, ketika hanya tiga sekutu yang mencapai target tersebut.

Stoltenberg menambahkan bahwa negara-negara Eropa anggota NATO akan menginvestasikan total 380 miliar dolar AS untuk pertahanan tahun ini.

Pada tahun 2023, 11 negara sekutu diperkirakan akan mencapai target 2% yang sebelumnya ditetapkan NATO, termasuk Polandia, AS, Yunani, Estonia, Lithuania, Finlandia, Rumania, Hongaria, Latvia, Inggris, dan Slovakia.

Pengeluaran pertahanan di Eropa melonjak seiring perang Rusia di Ukraina mendekati dua tahun masa berlakunya.

Konflik tersebut telah menyebabkan sekutu Barat meningkatkan pengeluaran untuk bantuan militer , meskipun beberapa pihak telah menyatakan kekhawatiran tentang terus mendanai upaya pertahanan Ukraina melawan Rusia.

Mai Vân (menurut DPA, Reuters)



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Ao Dai di ibu kota kuno

Ao Dai di ibu kota kuno

FESTIVAL BERAS BARU

FESTIVAL BERAS BARU

Jerapah

Jerapah