| Para pengguna lahan akan menerima pengurangan sewa lahan sebesar 30% pada tahun 2024. |
Oleh karena itu, Pasal 3 Keputusan Pemerintah Nomor 87/2025/ND-CP menetapkan tarif pengurangan sewa tanah sebagai berikut:
- Pengurangan sebesar 30% dalam sewa lahan yang harus dibayarkan untuk tahun 2024 bagi pengguna lahan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 87/2025/ND-CP.
- Pengurangan sewa tanah sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat ini dihitung berdasarkan sewa tanah yang harus dibayar untuk tahun 2024 sebagaimana diatur dalam undang-undang. Tidak ada pengurangan yang akan diterapkan pada tunggakan sewa tanah dari tahun-tahun sebelum 2024 dan denda keterlambatan pembayaran (jika ada). Dalam kasus di mana pengguna tanah telah menerima pengurangan sewa tanah dan/atau pemotongan untuk kompensasi dan pembebasan lahan sebagaimana diatur dalam undang-undang tentang sewa tanah, pengurangan sewa tanah sebagaimana diatur dalam Pasal 1, Ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomor 87/2025/ND-CP akan dihitung berdasarkan sewa tanah yang harus dibayar (jika ada) setelah pengurangan dan/atau pemotongan sebagaimana diatur dalam undang-undang.
Pasal 5 Keputusan Nomor 87/2025/ND-CP mengatur prosedur pengurangan sewa tanah pada tahun 2024 sebagai berikut:
(1) Pengguna tanah wajib mengajukan 1 Permohonan pengurangan sewa tanah (dengan cara berikut: Pengajuan langsung, pengajuan melalui pos, pengajuan melalui metode elektronik atau pengajuan melalui bentuk lain sebagaimana ditentukan oleh undang-undang tentang pengelolaan pajak) kepada otoritas pajak atau otoritas lain sebagaimana ditentukan oleh undang-undang tentang tanah dan undang-undang tentang pengelolaan pajak sejak berlakunya Keputusan ini hingga tanggal 31 Juli 2025.
Pengurangan sewa tanah yang diatur dalam Keputusan ini tidak berlaku untuk kasus-kasus di mana pengguna tanah mengajukan permohonan pengurangan sewa tanah setelah tanggal 31 Juli 2025.
(2) Berdasarkan Permohonan Pengurangan Sewa Tanah yang diajukan oleh pengguna tanah sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat ini dan Surat Pemberitahuan Pembayaran Sewa Tanah Tahun 2024 dari pengguna tanah (jika ada); paling lambat 30 hari sejak tanggal diterimanya Permohonan Pengurangan Sewa Tanah sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Keputusan ini, otoritas yang berwenang akan menentukan besarnya sewa tanah yang akan dikurangi dan menerbitkan Keputusan tentang pengurangan sewa tanah sesuai dengan hukum tentang biaya penggunaan tanah, sewa tanah, dan pengelolaan pajak.
(3) Dalam kasus di mana pengguna tanah telah diberikan pengurangan sewa tanah oleh otoritas yang berwenang sesuai dengan ketentuan Keputusan ini, namun kemudian badan pengelola negara menemukan melalui inspeksi dan pemeriksaan bahwa pengguna tanah tidak termasuk dalam kasus yang memenuhi syarat untuk pengurangan sewa tanah sebagaimana diatur dalam Keputusan ini, maka pengguna tanah wajib mengembalikan ke anggaran negara jumlah sewa tanah yang telah dikurangi dan bunga keterlambatan pembayaran yang dihitung berdasarkan jumlah yang dikurangi sesuai dengan undang-undang tentang pengelolaan pajak.
(4) Apabila pengguna tanah telah membayar sewa tanah untuk tahun 2024 dan setelah otoritas yang berwenang menentukan dan memutuskan untuk mengurangi sewa tanah, terdapat kelebihan jumlah sewa tanah, maka kelebihan jumlah yang dibayarkan akan dipotong dari sewa tanah periode berikutnya atau tahun berikutnya sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang pengelolaan pajak dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya; apabila tidak ada lagi periode untuk membayar sewa tanah, maka kelebihan jumlah tersebut akan dikompensasi atau dikembalikan sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang pengelolaan pajak dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.
Pasal 2 Ayat 1 Keputusan Nomor 87/2025/ND-CP menetapkan subjek yang berhak atas pengurangan sewa tanah sebagai berikut:
Pengguna lahan sebagaimana didefinisikan dalam Pasal 4 Undang-Undang Pertanahan 2024 yang saat ini menyewa lahan langsung dari Negara berdasarkan Keputusan Sewa Lahan, Perjanjian Sewa Lahan, atau Sertifikat Hak Penggunaan Lahan dan Kepemilikan Aset yang Melekat pada Lahan yang dikeluarkan oleh instansi negara yang berwenang dan berlaku pada tahun 2024, dalam bentuk pembayaran sewa lahan tahunan.
Dalam kasus di mana, pada tahun 2024, pengguna tanah belum menyelesaikan prosedur hukum terkait tanah, tetapi pada saat mereka mengajukan permohonan pengurangan sewa tanah sebagaimana diatur dalam Keputusan ini, mereka telah menyelesaikan prosedur hukum terkait tanah (memiliki Keputusan tentang sewa tanah atau Perjanjian sewa tanah atau Sertifikat hak penggunaan tanah dan kepemilikan aset yang melekat pada tanah berupa pembayaran sewa tanah tahunan), mereka berhak atas pengurangan sewa tanah sebagaimana diatur dalam Keputusan ini.
Peraturan ini berlaku untuk kasus-kasus di mana pengguna tanah tidak memenuhi syarat untuk pembebasan atau pengurangan sewa tanah; atau di mana periode pembebasan atau pengurangan sewa tanah telah berakhir; dan untuk kasus-kasus di mana pengguna tanah saat ini menerima pengurangan sewa tanah berdasarkan ketentuan hukum tanah dan hukum terkait lainnya.
Rincian isi terdapat dalam Keputusan Nomor 87/2025/ND-CP, yang berlaku mulai tanggal 11 April 2025.
Sumber: https://baolamdong.vn/tin-moi-nong/202504/duoc-giam-30-tien-thue-dat-nam-2024-4887117/






Komentar (0)