TPO - Pada pagi hari tanggal 18 Februari, informasi dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Thanh Hoa mengkonfirmasi bahwa SMA Nong Cong 2 telah memutuskan untuk mengeluarkan empat siswa yang terlibat dalam insiden di mana seorang siswi di sekolah tersebut diserang oleh sekelompok siswa, yang mengakibatkan patah tulang belakang leher.
TPO - Pada pagi hari tanggal 18 Februari, informasi dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Thanh Hoa mengkonfirmasi bahwa SMA Nong Cong 2 telah memutuskan untuk mengeluarkan empat siswa yang terlibat dalam insiden di mana seorang siswi di sekolah tersebut diserang oleh sekelompok siswa, yang mengakibatkan patah tulang belakang leher.
Berdasarkan keputusan tersebut, empat siswa dari SMA Nong Cong 2 (di distrik Nong Cong, provinsi Thanh Hoa) akan dikeluarkan selama satu tahun (12 bulan). Siswa-siswa tersebut adalah: Nguyen Thi Ngoc A. (lahir tahun 2007, berdomisili di komune Te Thang); Nguyen Thi G. (lahir tahun 2007, berdomisili di komune Tan Phuc); Hoang Thi Huyen T. (lahir tahun 2007, berdomisili di komune Tan Phuc); dan Vu Le Tr. (lahir tahun 2007, berdomisili di komune Te Thang), semuanya berasal dari distrik Nong Cong, provinsi Thanh Hoa.
Sebelumnya, surat kabar Tien Phong melaporkan bahwa pada tanggal 4 Oktober 2024, seorang siswi kelas 10A6 dari SMA Nong Cong 2, distrik Nong Cong (provinsi Thanh Hoa), saat berjalan pulang dari sekolah, melihat seorang siswi kelas 10A5 berjalan di belakangnya, mengobrol dan tertawa dengan siswi lain. Siswi kelas 10A6 mengira teman sekelasnya sedang menjelek-jelekkan dirinya, yang berujung pada pertengkaran. Pada sore hari tanggal 5 Oktober, setelah sekolah usai, kedua siswi tersebut terus berdebat dan bertengkar. Setelah itu, petugas keamanan sekolah membubarkan kerumunan, dan semua siswa pulang. Namun, setibanya di komune Tan Phuc, distrik Nong Cong, para siswa tersebut terus berdebat, yang berujung pada perkelahian.
Akibatnya, LVGN (lahir tahun 2008, seorang siswa kelas 11A6 di SMA Nong Cong 2), ketika ia melerai perkelahian antar teman-temannya, dipukuli dan mengalami luka serius, sehingga harus dibawa ke Rumah Sakit Viet Duc untuk perawatan. Karena parahnya luka yang dialaminya, keluarga LVGN harus meminta izin cuti dari studinya agar ia dapat menerima perawatan medis.
Setelah penyelidikan dan verifikasi, pada Desember 2024, Satuan Investigasi Kriminal Kepolisian Distrik Nong Cong mengeluarkan Keputusan Nomor 74 untuk memulai proses pidana atas tindak pidana Penganiayaan yang Disengaja, dan secara bersamaan memutuskan untuk menuntut enam orang, termasuk empat siswa yang telah dikeluarkan dari sekolah setahun sebelumnya.
Sumber: https://tienphong.vn/vu-danh-hoi-dong-khien-nu-sinh-bi-gay-dot-song-co-o-thanh-hoa-duoi-hoc-4-hoc-sinh-post1717986.tpo






Komentar (0)