Garnacho tampil kurang memuaskan melawan Bayern Munich. Foto: Reuters . |
Kekalahan ini tidak hanya menandai kegagalan Enzo Maresca dalam debutnya di Liga Champions sebagai pelatih, tetapi juga memicu gelombang kritik yang ditujukan kepada pemain baru, Garnacho.
Pemain sayap Argentina itu masuk sebagai pemain pengganti Pedro Neto pada menit ke-67, ketika Chelsea tertinggal 1-3. Meskipun diharapkan dapat memberikan dampak, Garnacho menampilkan performa yang kurang memuaskan, hampir tidak menciptakan peluang menyerang yang berarti.
Segera setelah pertandingan, banyak penggemar Chelsea mengungkapkan kekecewaan mereka di media sosial. Seseorang menulis: “Saya rasa Garnacho belum melakukan satu pun umpan ke depan sejak masuk lapangan. Yang dia lakukan hanyalah mengoper ke belakang.” Yang lain mengejek: “Tidak ada yang memiliki tembakan terlemah dari luar kotak penalti selain Garnacho. Dia bermain seolah-olah sedang mengoper ke kiper lawan.”
Beberapa penggemar bahkan lebih keras, memprediksi bahwa Garnacho akan segera pindah ke Arab Saudi dalam dua tahun ke depan jika ia mempertahankan performanya saat ini di Chelsea.
Dalam 22 menit penampilannya di Allianz Arena, Garnacho tidak mencetak gol maupun memberikan assist. Ia hanya menyentuh bola 18 kali, melakukan 11 operan, dan tidak melakukan umpan silang atau dribel yang sukses.
Garnacho melakukan debutnya untuk Chelsea dalam pertandingan imbang 2-2 melawan Brentford di putaran keempat Liga Premier pada 14 September. Ia kemungkinan akan diberi kesempatan lain oleh manajer Maresca untuk menghadapi mantan timnya, Manchester United, di liga domestik pada 20 September.
Sumber: https://znews.vn/fan-chelsea-that-vong-voi-garnacho-post1586101.html






Komentar (0)