
Gambar Messi dalam video Jack J97 - Foto: TANGKAPAN LAYAR
Kebenaran di balik gugatan Messi terhadap Jack J97
Sekitar pertengahan tahun 2023, penyanyi Jack (J97) merilis video musik "From Where I Was Born," yang menampilkan penampilan singkat Lionel Messi. Klip pendek ini, berdurasi sekitar 4 detik yaitu 2:29, menggambarkan Jack J97 bertemu, menyapa, dan memeluk Messi di Prancis.
Jack J97 menegaskan bahwa klip ini digunakan dengan persetujuan perwakilan Messi, semata-mata untuk tujuan mengabadikan momen pribadi, dan bukan untuk keuntungan komersial, politik , atau nasional.
Namun, warganet dan media domestik mempertanyakan asal usul klip tersebut. Apakah klip itu benar-benar berlisensi, atau Jack J97 hanya menggunakannya tanpa izin?
Faktanya, Jack memang bertemu Messi secara pribadi, mungkin sebagai bagian dari kesepakatan komersial. Namun, menggunakan citra superstar sepak bola nomor satu dunia untuk video musik adalah cerita yang sama sekali berbeda.
Insiden ini menimbulkan kontroversi untuk waktu yang lama, tetapi kemudian perlahan mereda ketika pihak Messi tetap bungkam selama dua tahun terakhir.
Namun baru-baru ini, informasi tiba-tiba menyebar di media sosial bahwa tim hukum Messi menggugat Jack J97 karena penggunaan gambar Messi tanpa izin.
Informasi ini belum diverifikasi oleh sumber yang dapat dipercaya, maupun oleh Messi sendiri. Ada kemungkinan juga bahwa ini hanyalah rumor yang muncul setelah unggahan media sosial baru-baru ini.
Halaman penggemar Troll Football (dengan hampir 300.000 pengikut) tiba-tiba memposting gambar Jack J97 bertemu Messi dengan keterangan: "Ini Jack J97, seorang penyanyi Vietnam yang membayar untuk bertemu Messi selama 5 menit, lalu menggunakan gambar Messi dalam video musiknya tanpa izin."
Seketika itu juga, unggahan ini menerima ribuan komentar dari penggemar internasional dan Vietnam.
Banyak penggemar internasional, setelah mendengar cerita secara umum, menyatakan dukungan mereka agar Messi menuntut Jack J97 jika penyanyi tersebut memang terbukti melanggar hak cipta. Menariknya, sejumlah besar orang Vietnam juga mendukung gagasan ini.
Preseden di dunia olahraga
Jika ini benar, ini bukanlah kali pertama bintang sepak bola menggugat karena penggunaan gambar mereka tanpa izin. Telah ada beberapa preseden penting sebelumnya, termasuk yang berikut ini:
Edgar Davids menggugat Riot Games (2017)
Mantan bintang sepak bola Belanda itu telah menggugat pengembang game League of Legends, dengan klaim bahwa "skin Lucian Striker" dibuat terlalu mirip dengannya tanpa izinnya.
Pengadilan Belanda memutuskan mendukung Davids, memerintahkan Riot untuk membayar kompensasi berdasarkan keuntungan.
Leandro Fahel Matos v. Konami (Brasil, 2018)
Pemain Fahel menolak izin untuk menggunakan gambarnya dalam permainan "Pro Evolution Soccer". Pengadilan São Paulo menegaskan bahwa penggunaan gambar pribadi tanpa persetujuan dalam kegiatan komersial melanggar hak-hak mendasar, dan mengeluarkan putusan yang berlaku surut.
Ed O'Bannon menggugat NCAA dan EA Sports (AS, 2009–2016)
Mantan bintang UCLA itu menggugat karena NCAA dan Electronic Arts menggunakan gambar atlet perguruan tinggi dalam permainan video tanpa membayar hak ciptanya.
Pada akhirnya, EA setuju untuk membayar ganti rugi sebesar $40 juta, dan gugatan tersebut membuka jalan bagi kebijakan mengenai hak citra komersial di universitas-universitas Amerika.
Sumber: https://tuoitre.vn/fan-quoc-te-ung-ho-messi-kien-jack-j97-20250629112049672.htm






Komentar (0)