Tak terkalahkan dalam 19 pertandingan beruntun, Milan menjamu Lecce di kandang sendiri dengan tujuan meraih tiga poin lagi untuk bersaing dengan Inter dan Napoli di puncak klasemen Serie A.
Jashari, yang menggantikan Luka Modric, memulai serangan di awal pertandingan dan mengoper bola kepada Saelemaekers, tetapi tembakannya melenceng dari gawang.

Saelemaekers kemudian memberikan umpan kepada Rafael Leao. Namun, tim tuan rumah dinyatakan offside.
Milan menunjukkan keunggulan dalam gaya permainan mereka. Saelemaekers tampil cemerlang saat bergerak di kedua sayap. Di lini depan, Leao sering berkolaborasi secara efektif dengan Pulisic.
Menjelang akhir babak pertama, Pulisic melepaskan tembakan dari sudut sempit ke arah tiang dekat, tetapi kiper Falcone berhasil menutup sudut dan melakukan penyelamatan. Kedua tim memasuki jeda babak pertama dengan skor 0-0.
Babak kedua dimulai dengan benturan antara Pierotti dan Rabiot, yang memungkinkan Lecce untuk menerobos pertahanan, tetapi mereka tidak memberikan ancaman berarti bagi Milan.
Rossoneri mulai menekan. Umpan Saelemaekers memaksa Gallo melakukan sapuan yang sulit, dan kemudian Falcone menyelamatkan tembakan Ricci.
Duet Leao dan Pulisic terus menunjukkan kekompakan mereka dengan kombinasi indah di menit ke-62. Pemain Portugal itu memberikan assist, dan "Captain America" melepaskan tembakan yang berhasil ditepis oleh Falcone.
Setelah sekitar 70 menit, Milan memiliki 6 peluang mencetak gol tetapi gagal memanfaatkannya. Pelatih Max Allegri memutuskan untuk memasukkan Fullkrug. Pemain Jerman itu membalas kepercayaan yang diberikan kepadanya pada menit ke-76.

Saelemaekers berhasil lolos hingga ke garis gawang dan mengirimkan umpan silang voli yang tepat, memungkinkan Fullkrug untuk menyundul bola dan mencetak gol pertamanya dengan seragam barunya.
Menjelang akhir pertandingan, Modric juga dimasukkan untuk mengontrol tempo permainan. Gelandang Kroasia itu diistirahatkan mengingat jadwal padatnya yang mengharuskan bermain setiap tiga hari sekali.
Pertandingan hampir saja menghasilkan gol lain pada menit ke-89 melalui keterampilan luar biasa dari Modric, yang memulai serangan balik dan memberikan umpan akurat kepada Nkunku. Sayangnya, mantan striker Chelsea itu melewatkan peluang emas tersebut.
Di detik-detik terakhir, Nkunku memiliki peluang lain dari umpan rekan senegaranya, Rabiot. Falcone berhasil menahan, tetapi keunggulan tipis dan poin maksimal sudah cukup bagi Milan.
Gol: Fullkrug 76'.
Sumber: https://vietnamnet.vn/ket-qua-bong-da-serie-a-milan-vs-lecce-nguoi-hung-fullkrug-2483012.html






Komentar (0)