![]() |
Palmer mengkritik Garnacho secara langsung setelah gol tercipta. |
Dalam kekalahan Chelsea 0-1 melawan Manchester United pada 19 April, Garnacho menjadi sasaran kritik setelah melakukan kesalahan pertahanan yang menyebabkan gol penentu kemenangan. Permainan bermula dari pergerakan di sayap kanan, di mana Bruno Fernandes dengan mudah melewati Garnacho sebelum memberikan umpan silang sempurna untuk Matheus Cunha yang kemudian menyelesaikannya dengan tembakan satu sentuhan, mengalahkan kiper Sanchez.
Itu adalah momen penting, tetapi juga contoh klasik dari performa buruk pemain Argentina tersebut. Ia tidak hanya kalah dalam bertahan, tetapi Garnacho juga kurang tajam dalam melakukan tekel. Kehilangan penguasaan bola melawan Casemiro dan jatuh yang canggung di dekat bendera sudut hanya membuatnya menjadi sasaran ejekan di media sosial.
Tekanan tidak hanya datang dari tim lawan. Di lapangan, Garnacho bahkan dimarahi oleh rekan setimnya, Cole Palmer, karena tidak menjaga Bruno dengan benar. Di tribun, penggemar Chelsea tak ragu mencemooh pemain mereka sendiri, sementara beberapa penggemar Manchester United bersorak gembira atas penampilan buruk mantan pemain mereka.
![]() |
Garnacho berdiri sendirian setelah pertandingan. |
Setelah pertandingan, kritik pedas terus menghujani Garnacho. Banyak yang mengejek penampilannya, menyebutnya "sepak bola amatir," dan bahkan menyamakan kesalahannya dengan "momen terlucu musim ini." Harapan terhadap pemain muda itu dengan cepat berubah menjadi kekecewaan, dan kepercayaan para penggemar Chelsea terguncang hebat.
Yang paling mencolok, Garnacho berdiri sendirian setelah pertandingan. Menurut Patrice Evra, tak satu pun mantan rekan setimnya di Manchester United datang untuk menghiburnya, sementara para pemain Chelsea dengan cepat meninggalkan lapangan, meninggalkannya sendirian di bawah tekanan yang sangat besar. "Dia tampak seperti anak yang tersesat di tengah keramaian," komentar Evra dengan getir.
Kekalahan tersebut semakin mengurangi peluang Chelsea untuk lolos ke Liga Champions, sekaligus menempatkan Garnacho dalam posisi sulit. Dari seorang pemain muda berbakat yang sangat dinantikan, ia kini menjadi sasaran kritik. Dan jika ia tidak segera kembali ke performa terbaiknya, masa depan Garnacho di Stamford Bridge bisa menjadi lebih tidak pasti dari sebelumnya.
Sumber: https://znews.vn/garnacho-bi-tat-ca-quay-lung-post1645048.html








Komentar (0)