Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Harga minyak telah berbalik arah dan turun tajam.

VTV.vn - Harga minyak mentah Brent berjangka turun 3,4% menjadi $64,25 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga turun 3,4% menjadi $59,89 per barel.

Đài truyền hình Việt NamĐài truyền hình Việt Nam15/01/2026

Harga minyak dunia anjlok tajam dari level tertinggi multi-bulan pada 15 Januari, setelah Presiden AS Donald Trump mengambil langkah-langkah untuk meredakan kekhawatiran pasar tentang potensi intervensi di Iran.

Selain itu, tekanan penurunan harga juga berasal dari persediaan minyak mentah AS yang lebih tinggi dari perkiraan dan Venezuela yang mulai melanjutkan produksi "emas hitam".

Dengan demikian, harga minyak mentah Brent berjangka turun 3,4% menjadi $64,25 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga turun 3,4% menjadi $59,89 per barel. Pada sesi sebelumnya, kedua patokan minyak mentah ini telah melonjak masing-masing menjadi $66,82 per barel dan $62,36 per barel.

Para ahli meyakini tekanan jual telah terjadi karena perkiraan aksi militer AS terkait Iran telah berkurang. Namun, Nissan Securities Investment memperkirakan harga minyak WTI kemungkinan akan diperdagangkan dalam kisaran $55-$65/barel dalam waktu dekat, karena risiko geopolitik yang masih ada.

Faktor kunci lain yang membebani harga minyak adalah laporan dari Badan Informasi Energi AS (EIA). Secara spesifik, persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 3,4 juta barel pada pekan yang berakhir tanggal 9 Januari, sebuah kontras yang mencolok dengan perkiraan analis yang memperkirakan penurunan sebesar 1,7 juta barel.

Selain itu, sumber-sumber mengindikasikan bahwa Venezuela telah mulai membalikkan pemotongan produksi (yang diterapkan di bawah sanksi AS) dan melanjutkan ekspor minyak mentah.

Mengenai prospek permintaan, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) baru-baru ini merilis data yang menunjukkan bahwa pasokan dan permintaan pasar akan mencapai keseimbangan mendekati sempurna pada tahun 2026, bertentangan dengan perkiraan kelebihan pasokan yang besar dari organisasi lain. Sementara itu, data dari Tiongkok menunjukkan bahwa impor minyak mentahnya pada Desember 2025 meningkat sebesar 17% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, sedangkan total impor untuk keseluruhan tahun 2025 meningkat sebesar 4,4%. Volume impor harian Tiongkok juga mencapai rekor tertinggi baik pada Desember 2025 maupun sepanjang tahun 2025.

Sumber: https://vtv.vn/gia-dau-quay-dau-giam-manh-100260114175313331.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Perjalanan ke Alamat Merah

Perjalanan ke Alamat Merah

Matahari terbenam di atas laut

Matahari terbenam di atas laut

Jenar dan orang-orang terkasihnya

Jenar dan orang-orang terkasihnya