
Seperti yang terlihat pada pagi hari tanggal 23 Desember, banyak petani di komune bagian timur provinsi mulai memanen sayuran mereka. Beberapa rumah tangga, setelah selesai panen, fokus pada membajak lahan untuk menanam kembali.
Ketika kami tiba, keluarga Bapak Le Minh Canh (Dusun Phu Trung, Komune Long Binh) sedang memanen kangkung untuk dijual kepada pedagang. Menurut Bapak Canh, harga semua jenis sayuran terus turun dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, pedagang membeli kangkung dengan harga 2.000 VND/kg. Dengan lahan kangkung seluas 4 hektar, keluarganya memanen rata-rata setengah ton setiap hari untuk dipasok kepada pedagang.
Pak Le Minh Canh menambahkan: "Ketika harga sayuran tinggi, keluarga saya tidak banyak panen. Dengan harga kangkung saat ini, keluarga saya merugi karena biaya listrik dan tenaga kerja."
Tidak jauh dari situ, keluarga Bapak Tran Ngoc Thom juga baru saja selesai memanen 5 lobak putih. Lobak tersebut dibeli oleh pedagang dengan harga 2.500 VND/kg. Saat ini, keluarganya sedang fokus membersihkan dan membajak lahan untuk menanam tanaman lobak baru.
“Harga lobak saat ini berkisar antara 2.000 hingga 3.000 VND/kg. Dengan harga ini, petani tidak mendapat keuntungan dan malah merugi. Sebelumnya, lobak memang mahal tetapi petani di sini tidak memiliki cukup untuk dijual, sekarang harganya terlalu rendah,” keluh Bapak Thom.

Di komune Phu Thanh, harga sayuran saat ini sangat rendah. Keluarga Bapak Le Van Viet (Dusun Binh Tay) menanam lebih dari 1 hektar bayam. Sayuran tersebut saat ini dipanen dan dijual dengan harga 2.000 VND/kg.
Pak Viet berbagi: "Selama sekitar setengah bulan terakhir, harga sayuran mulai turun. Saat ini, harga semua jenis sayuran berdaun telah turun tajam. Bayam Malabar, talas, kangkung, dan jenis kubis lainnya dihargai 2.000 - 3.000 VND/kg; mentimun 3.000 VND/kg... Dengan harga ini, petani tidak mendapat keuntungan."
Menurut Bapak Huynh Van Luong, Direktur Koperasi Layanan Pertanian Pedesaan Binh Nhi (Komune Dong Son), lebih dari sebulan yang lalu, harga sayuran di daerah tersebut mencapai puncaknya, tetapi sekarang terlalu rendah, terutama selama seminggu terakhir. Secara khusus, labu dan waluh saat ini dihargai 3.000 - 4.000 VND/kg. Terutama, harga berbagai jenis kubis hampir mencapai titik terendah, yaitu 2.000 - 3.000 VND/kg.
Menurut Bapak Luong, selain padi, anggota koperasi juga memiliki lahan luas yang dikhususkan untuk menanam sayuran. Dengan harga seperti ini, para petani menghadapi banyak kesulitan.
T. DAT
Sumber: https://baodongthap.vn/gia-rau-mau-giam-manh-a234476.html






Komentar (0)