Harga emas batangan domestik SJC terus mengalami tren penurunan, meskipun sempat naik beberapa minggu sebelumnya, sementara harga emas global untuk sementara tetap stabil.
Pada sesi perdagangan siang hari tanggal 22 Maret, Saigon Jewelry Company (SJC) mencantumkan harga emas batangan pada kisaran 77,8 - 79,82 juta VND/ounce (harga beli - harga jual), penurunan sebesar 800.000 VND/ounce baik pada harga beli maupun harga jual dibandingkan dengan pagi hari di hari yang sama; dan penurunan sebesar 1 juta VND/ounce baik pada harga beli maupun harga jual dibandingkan dengan harga penutupan hari sebelumnya, yang berada di bawah angka 80 juta VND/ounce.
Di DOJI Gold and Gemstone Group, harga emas tercatat 77,5 - 79,5 juta VND/ounce (harga beli - harga jual), turun 1 juta VND/ounce baik pada harga beli maupun harga jual dibandingkan pagi hari di hari yang sama; dan turun 1 juta VND/ounce baik pada harga beli maupun harga jual dibandingkan harga penutupan kemarin.
Selama dua hari terakhir, harga emas jenis ini telah turun sebesar 1,6 juta VND/ounce baik dalam arah beli maupun jual. (Gambar ilustrasi)
Dengan demikian, selama dua hari terakhir, jenis emas ini telah mengalami penurunan sebesar 1,6 juta VND/ounce baik pada harga beli maupun jual. Dibandingkan dengan puncaknya sebesar 82,5 juta VND/ounce pada tanggal 12 Maret, setiap ons emas SJC saat ini sekitar 2,7 - 2,8 juta VND/ounce lebih rendah.
Harga emas domestik telah turun lebih tajam dibandingkan harga global, sehingga mempersempit perbedaan harga antara kedua pasar secara signifikan. Saat ini, perbedaan harga antara emas domestik dan internasional sekitar 14,6 juta VND, turun 2,4 - 3,4 juta VND dibandingkan puncaknya pada 12 Maret.
Sementara itu, harga cincin emas turun dengan margin yang lebih kecil, tercatat di 67,8-69,1 juta VND/ounce (beli - jual), penurunan lebih lanjut sebesar 200.000 VND di setiap arah dibandingkan dengan harga pembukaan pagi ini.
Beberapa minggu yang lalu, harga emas dunia hanya sekitar $2.147 per ons, dan harga jual batangan emas SJC mencapai 81,3 juta VND per tael. Namun sekarang, harga emas dunia telah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, sementara harga batangan emas SJC telah turun jutaan VND per tael, terjual sekitar 80 juta VND per tael.
Para ahli meyakini bahwa alasan penurunan tajam harga emas batangan SJC adalah karena informasi yang akan datang tentang serangkaian perubahan signifikan di pasar emas.
Secara khusus, Perdana Menteri telah meminta Bank Negara Vietnam untuk melakukan peninjauan menyeluruh dan komprehensif terhadap kerangka hukum, mekanisme, dan kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan pasar emas serta perdagangan emas batangan dan perhiasan emas.
Dalam pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai mengenai pengelolaan pasar emas, mengingat volatilitas pasar emas, Bank Negara Vietnam mengusulkan perubahan metode produksi emas batangan, penghapusan monopoli negara atas produksi emas, dan pemberian lisensi produksi emas batangan kepada sejumlah perusahaan yang memenuhi syarat.
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa harga batangan emas SJC jauh lebih tinggi daripada harga internasional, seperti halnya dengan jenis batangan emas, perhiasan, dan kerajinan tangan lainnya.
Menurut perwakilan Bank Negara Vietnam, monopoli negara atas produksi emas batangan, sebagaimana diatur dalam Resolusi 24, merupakan solusi penting untuk mengendalikan pasokan secara ketat. Keputusan Pemerintah 24/2012 tentang pengelolaan kegiatan perdagangan emas telah berlaku selama lebih dari 10 tahun.
Namun, sejak tahun 2014, lembaga ini belum melelang batangan emas, sehingga meningkatkan pasokan di pasaran.
"Ini bisa jadi salah satu alasan mengapa perbedaan harga antara batangan emas SJC dan harga internasional sangat tinggi," jelas Bank Negara Vietnam.
Sumber






Komentar (0)