![]() |
| Para petugas dari Pos Penjaga Perbatasan Muong Muon, Garda Perbatasan Provinsi Dien Bien , berpartisipasi dalam kegiatan di cabang Partai di sebuah kawasan permukiman di wilayah perbatasan. |
Di banyak desa perbatasan terpencil, kondisi sosial-ekonomi masih menantang, dan mempertahankan kegiatan cabang Partai secara teratur menjadi sulit karena kurangnya anggota inti Partai, kapasitas kepemimpinan yang terbatas, dan propaganda yang tidak efektif. Mengingat realitas ini, kebijakan melibatkan anggota Partai Penjaga Perbatasan dalam cabang Partai desa telah menjadi solusi praktis untuk memperkuat sistem politik di tingkat akar rumput.
Sejak tahun 2019, Komite Partai Komando Penjaga Perbatasan Provinsi Dien Bien telah menugaskan anggota Partai dari pos-pos penjaga perbatasan untuk berpartisipasi dalam kegiatan di cabang-cabang Partai di daerah perbatasan. Hingga saat ini, 82 anggota Partai telah berpartisipasi dalam kegiatan di 82 cabang Partai.
Dengan makan, tinggal, dan bekerja bersama masyarakat setempat, anggota Partai Penjaga Perbatasan mampu dengan cepat memahami pemikiran, aspirasi, dan kesulitan yang muncul di tingkat akar rumput, sehingga dapat memberikan saran kepada komite dan otoritas Partai tentang solusi. Akibatnya, banyak kebijakan dan pedoman telah diwujudkan menjadi tindakan yang sesuai dengan adat dan tradisi masyarakat etnis minoritas.
Dari pertemuan-pertemuan cabang Partai, banyak model produksi yang sesuai telah terbentuk. Masyarakat telah belajar menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi pada pertanian dan peternakan, secara bertahap beralih dari produksi swasembada ke pengembangan komoditas. Pada saat yang sama, cabang Partai benar-benar telah menjadi inti persatuan, dengan cepat menyelesaikan masalah-masalah yang muncul di tingkat akar rumput.
Saat ini, komune Na Bung memiliki 16 cabang Partai tingkat desa dan 16 anggota Partai dari Pos Penjaga Perbatasan yang ditugaskan untuk berpartisipasi dalam kegiatan. Melalui kegiatan-kegiatan ini, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pedoman Partai, kebijakan dan hukum Negara; serta meningkatkan kesadaran mereka dalam berpartisipasi dalam pengelolaan dan perlindungan perbatasan, patok batas, dan pemberantasan kejahatan.
Selain berkontribusi pada pembangunan Partai, anggota Partai di pos penjagaan perbatasan juga secara langsung mendukung masyarakat dalam mengembangkan ekonomi dan mencapai pengurangan kemiskinan yang berkelanjutan. Di Pos Penjagaan Perbatasan Na Hy, unit tersebut menugaskan 5 anggota Partai untuk berpartisipasi dalam kegiatan di 5 cabang Partai desa. Para товарищ ini membantu dalam penyusunan resolusi dan memberikan saran tentang solusi pembangunan ekonomi yang sesuai dengan masing-masing daerah.
Keterlibatan dalam kegiatan komunitas membantu petugas perbatasan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang adat istiadat, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat. Hal ini mengarah pada penyebaran informasi hukum yang lebih efektif, kampanye untuk menghilangkan adat istiadat yang sudah usang, pembangunan kehidupan budaya baru, dan partisipasi dalam melindungi kedaulatan wilayah. Masyarakat secara proaktif memberikan informasi terkait keamanan dan ketertiban, imigrasi ilegal, dan pelanggaran hukum lainnya, berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan keamanan di garis depan Tanah Air.
Di banyak desa perbatasan, citra tentara berseragam hijau telah menjadi hal yang biasa. Mereka hadir tidak hanya di jalur patroli tetapi juga dalam pekerjaan produksi, menyebarkan informasi hukum, dan membantu masyarakat di saat kesulitan. Hubungan erat ini telah berkontribusi dalam membangun basis "dukungan rakyat" yang solid di daerah perbatasan, memperkuat kepercayaan rakyat terhadap Partai, pemerintah, dan pasukan Penjaga Perbatasan, menciptakan landasan bagi pembangunan sosial-ekonomi sambil menjaga pertahanan dan keamanan nasional di wilayah perbatasan.
Ha Tuyen (Dikompilasi)
Sumber: https://baotuyenquang.com.vn/xa-hoi/202606/gieo-hat-giong-do-noi-ban-lang-bien-gioi-cbb2f86/










