Donnarumma menangis bahagia setelah kemenangan melawan Inter. Foto: Reuters . |
Segera setelah peluit akhir final Liga Champions melawan Inter Milan pada pagi hari tanggal 1 Juni, Donnarumma tak kuasa menahan air matanya. Ia berbagi: "Itu adalah air mata dari seluruh musim yang telah kami lalui. Kami hampir tersingkir dari Liga Champions ketika Manchester City tertinggal 2-0. Tetapi sejak saat itu, kami memulai perjuangan untuk bangkit kembali. Sekarang, PSG menikmati hasil kerja keras mereka setelah menjalani musim yang fantastis."
Dalam kemenangan PSG 5-0 atas Inter, Donnarumma berhasil menjaga gawangnya tetap bersih. Ia melakukan dua penyelamatan dan menyelesaikan enam umpan panjang yang akurat.
Ketika ditanya tentang memenangkan kejuaraan melawan tim Italia, Donnarumma berkata: "Ketika Anda bermain untuk tim nasional, seluruh negara Anda mendukung Anda. Ketegangan dalam pertandingan seperti itu jauh lebih tinggi. Setiap final itu penting dan emosional. Tetapi membawa kemenangan bagi negara Anda berarti jauh lebih banyak."
Di usia 26 tahun, Donnarumma memiliki koleksi gelar yang mengesankan. Di level klub, ia telah memenangkan Ligue 1 empat kali, Piala Prancis dua kali, dan Piala Super Prancis tiga kali bersama PSG. Kiper ini juga telah memenangkan Piala Super Italia sekali.
Di level tim nasional, Donnarumma memenangkan Euro 2020 bersama Italia. Prestasi ini menegaskan bakat dan dedikasinya di semua level kompetisi.
Donnarumma telah membuka kemungkinan untuk meninggalkan PSG dengan status bebas transfer pada musim panas 2026 untuk mencari tujuan yang lebih menguntungkan secara finansial. Juventus dan Inter Milan dilaporkan siap untuk membawa Donnarumma kembali ke Italia.
Sumber: https://znews.vn/giot-nuoc-mat-cua-donnarumma-post1557423.html






Komentar (0)