Setiap pagi, siswa dari desa-desa terpencil menyeberangi pegunungan untuk pergi ke sekolah. Bagi banyak dari mereka, jalan menuju sekolah masih panjang dan penuh rintangan, karena kehidupan masyarakat masih sulit, transportasi terbatas, dan risiko putus sekolah selalu ada.
Dengan mempertimbangkan situasi ini, Komite Partai SMP Asrama Etnis Sin Chai telah menetapkan pemeliharaan jumlah siswa sebagai tugas utama dan berkelanjutan dalam kepemimpinan sekolah.
![]() |
| Selama pertemuan cabang, anggota partai selalu menawarkan banyak solusi untuk melaksanakan pekerjaan profesional mereka. (Foto: Do Nam) |
Menurut Bapak Do Van Nam, sekretaris cabang Partai di sekolah tersebut, semua tugas dikonkretkan melalui resolusi, dengan tanggung jawab yang jelas diberikan kepada setiap anggota Partai. Anggota Partai harus memimpin dalam tugas-tugas sulit seperti mendorong siswa untuk mengikuti kelas, memperhatikan siswa asrama, dan berinovasi dalam metode pengajaran.
"Ketika guru memberikan contoh yang baik, orang tua dan siswa akan lebih percaya pada sekolah," ujar Bapak Nam.
Melalui pendekatan yang gigih ini, para guru secara teratur mengunjungi setiap desa untuk mendorong siswa agar bersekolah dan berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat untuk mendukung kehidupan siswa yang tinggal di asrama. Hasilnya, tingkat kehadiran secara konsisten tetap di atas 99% selama bertahun-tahun, dan tingkat putus sekolah telah menurun menjadi 0,4% — angka yang sangat signifikan untuk sebuah sekolah di daerah pegunungan.
![]() |
| Tingkat kehadiran siswa di sekolah tersebut secara konsisten mencapai 99%. (Foto: Do Nam) |
Selain sekadar menjaga agar siswa tetap berada di kelas, cabang Partai di sekolah tersebut telah menetapkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai tujuan jangka panjangnya.
Pendidikan politik dan ideologi serta pelatihan etika profesional secara rutin dipertahankan; selama bertahun-tahun berturut-turut, tidak ada guru yang melanggar peraturan industri. Dengan 22 anggota Partai, cabang Partai telah menjadi kekuatan inti dalam inovasi profesional.
Sekolah ini mempromosikan penerapan teknologi informasi dan inovasi metode pengajaran untuk mengembangkan kompetensi siswa. Kualitas pendidikan secara bertahap meningkat; persentase siswa yang berprestasi baik dan unggul telah meningkat selama bertahun-tahun, dan jumlah siswa yang lemah hampir hilang.
Para siswa dari sekolah ini telah memenangkan berbagai penghargaan dalam kompetisi sains dan teknologi, penghargaan keunggulan akademik, serta berbagai kegiatan seni, olahraga, dan budaya di tingkat distrik dan provinsi.
Guru muda A Mang, yang baru-baru ini bergabung dengan Partai, berbagi bahwa berada di jajaran Partai bukan hanya sebuah kehormatan tetapi juga tanggung jawab yang membutuhkan usaha yang lebih besar.
Di daerah pegunungan, guru tidak hanya mengajarkan literasi tetapi juga menjadi pendamping, membantu siswa mengatasi kesulitan untuk melanjutkan pendidikan mereka.
"Citra para siswa yang terus-menerus hadir di kelas setiap hari adalah hal yang memotivasi para guru muda untuk memilih tetap tinggal di Sin Chai dalam jangka panjang," kata Bapak Mang.
![]() |
| Selain mengajarkan ilmu pengetahuan, guru juga memberikan keterampilan hidup kepada siswa. (Foto: Do Nam) |
Kemajuan sekolah ini juga telah diakui oleh masyarakat setempat. Bapak Giàng A Páo, Sekretaris Komite Partai komune Sín Chải, menilai cabang Partai Sekolah Menengah Atas Etnis Sín Chải sebagai organisasi Partai akar rumput yang efektif, yang berkontribusi dalam mempertahankan pendidikan menengah universal dan meningkatkan tingkat intelektual masyarakat di daerah tersebut.
Di samping tugas profesional mereka, Serikat Pemuda dan Serikat Anak secara konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk mendukung siswa yang kurang beruntung, membangun lingkungan belajar yang ramah, dan membantu siswa merasa lebih terhubung dengan sekolah mereka.
Selama bertahun-tahun, Sekolah Menengah Pertama Asrama Etnis Sin Chai telah dianugerahi gelar Kolektif Pekerja Berprestasi di tingkat provinsi dan menerima Bendera Teladan Unggulan dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan. Namun, menurut para guru, prestasi terbesar bukanlah terletak pada gelar-gelar tersebut, melainkan pada kenyataan bahwa setiap pagi ruang kelas masih penuh dengan siswa, dan suara membaca bergema di pegunungan.
Dari kepemimpinan cabang Partai hingga dedikasi para guru, sekolah di dataran tinggi ini diam-diam membuka jalan menuju pengetahuan bagi banyak generasi siswa. Mempertahankan siswa di kelas yang sama hari ini juga berarti melestarikan kesempatan untuk pembangunan di Sin Chai di masa depan.
Sumber: https://thoidai.com.vn/giu-lop-hoc-sang-den-noi-vung-cao-sin-chai-221496.html












Komentar (0)