Zona Perang Le Hong Phong, juga dikenal sebagai Zona Le atau Zona Rahasia Le Hong Phong, adalah basis perlawanan yang didirikan oleh pasukan perlawanan anti-Prancis sekitar tahun 1951, yang terletak di komune pesisir di wilayah yang sekarang menjadi distrik Ham Thuan Bac dan Bac Binh (provinsi Binh Thuan ).
Pada tahun 1959, ketika rezim AS-Diem mendirikan "desa-desa strategis," mengumpulkan orang-orang ke dalam kamp konsentrasi untuk mengisolasi revolusi, pangkalan rahasia Le Hong Phong menjadi benteng penting bagi pasukan revolusioner provinsi Binh Thuan dan wilayah tenggara Vietnam.
Di sini, hutan lebat dipenuhi pepohonan yang tingginya tidak lebih dari kepala manusia, dengan daun-daun kecil yang memudahkan kamuflase. Tentara dan kader yang beroperasi secara rahasia bersembunyi di hutan pada siang hari dan mengadakan pertemuan, melakukan propaganda, serta membangun basis akar rumput pada malam hari. Jalur-jalur di hutan disembunyikan dengan hati-hati menggunakan ranting-ranting yang patah dan jejak-jejak kecil yang hanya dapat dikenali oleh mereka yang mengenal daerah tersebut.
"Kawah bom musuh, tunggul pohon yang lapuk, hamparan rumput yang luas... semuanya menjadi bunker rahasia, tempat persembunyian dokumen dan senjata. Terkadang, hanya satu kali hujan lebat saja sudah cukup untuk mengubah seluruh area menjadi lumpur, menjebak musuh dan menyelamatkan nyawa rekan-rekan kami," cerita Paman Tư Thọ, mantan petugas penghubung di zona perang lama.
| Pemandangan Bau Trang. |
Kehidupan di zona rahasia Le Hong Phong sangat keras. Selama musim kemarau, angin sangat panas, dan air sangat langka. Pada musim hujan, seluruh hutan berubah menjadi lautan lumpur, dipenuhi serangga, ular, dan reptil lainnya. Makanan terutama terdiri dari rebung dan akar liar, dengan sesekali mendapatkan sedikit ikan sungai atau beras yang dikirim dari daerah sekitarnya.
Namun, tempat ini justru menjadi saksi bisu pertemuan rahasia yang tak terhitung jumlahnya dan berbagai kampanye untuk memobilisasi rakyat dan tentara untuk pemberontakan. Dari pangkalan rahasia tersebut, unit-unit kecil menyebar ke seluruh wilayah, menyerang pos-pos musuh, menghancurkan "desa-desa strategis," dan mengguncang aparat represif rezim boneka AS.
Namun, zona rahasia Le Hong Phong tidak sepenuhnya keras dan sulit; zona ini juga memiliki pemandangan alam yang menakjubkan yang kini telah menjadi destinasi wisata terkenal di provinsi Binh Thuan: kawasan wisata Bau Trang.
Bau Trang terdiri dari dua danau yang cukup besar (Bau Ong dan Bau Ba) dengan bukit pasir putih yang membentang di tengahnya, memisahkan kedua danau tersebut (dalam dialek setempat, "bau" berarti danau). Di musim panas, bunga teratai putih dan merah muda bermekaran dengan lebat di seluruh permukaan air. Hal ini menjelaskan mengapa Bau Trang juga disebut Bau Sen (Danau Teratai). Di bawah air yang jernih dan hijau zamrud, terdapat banyak spesies ikan air tawar seperti ikan mas, nila, ikan karper rumput, dan ikan gabus.
Terdapat cukup banyak rumah di sepanjang jalan provinsi, beberapa ratus meter dari danau. Di sisi lain danau terdapat hamparan bukit pasir yang tinggi, sangat kering, dan jarang ditumbuhi vegetasi, dengan hampir tidak ada rumah. Kontrasnya sangat mencolok: Di dekat tepi danau, hampir tidak ada air, sementara di bawah permukaan, terdapat ekosistem yang hidup dan menyegarkan! Penduduk di sini sebagian besar hidup dengan beternak dan bertani selama musim hujan. Menjelang Tet (Tahun Baru Vietnam), di daerah yang memiliki air irigasi, orang-orang menanam "melon merah muda," sejenis melon yang termasuk dalam keluarga labu, yang memiliki banyak biji dan digunakan untuk membuat "biji melon."
Saat ini, pengunjung Bau Trang dapat berpartisipasi dalam kegiatan berkendara off-road melintasi bukit pasir yang luas dan masih alami… Atau mereka dapat bersantai di tempat tidur gantung di tepi danau, memandang riak air, atau bahkan menyewa perahu untuk memetik bunga teratai. Di malam yang diterangi bulan, Bau Trang sangat indah dan mempesona, seperti surga surgawi.
Saat ini, jejak pangkalan rahasia Le Hong Phong telah agak memudar di bawah lapisan hutan baru dan jalan beraspal lurus. Namun di hati penduduk setempat, nama Le Hong Phong masih membangkitkan kebanggaan yang mendalam. Kelompok-kelompok mahasiswa dan veteran masih kembali ke zona perang lama, mendengarkan desiran angin melalui kanopi hutan, seolah menggemakan sumpah khidmat dari masa lalu yang belum begitu jauh...
Sumber: https://baodaklak.vn/van-hoa-du-lich-van-hoc-nghe-thuat/202506/giua-long-mat-khu-le-hong-phong-43d03e8/






Komentar (0)