Gmail akan segera hanya memiliki sisa penyimpanan gratis 5GB jika Anda tidak melakukan ini.
Google dilaporkan sedang menguji coba pengurangan penyimpanan Gmail gratis menjadi 5GB untuk akun baru, kecuali pengguna memberikan nomor telepon pribadi.
Báo Khoa học và Đời sống•20/05/2026
Google mungkin diam-diam mengubah salah satu "hak istimewa" yang paling dikenal pengguna Gmail dengan menguji pengurangan drastis penyimpanan gratis dari 15GB menjadi hanya 5GB untuk beberapa akun baru. Menurut informasi yang bocor dari Android Authority, pengguna yang ingin membuka kunci pengurangan penyimpanan sebesar 10GB akan diminta untuk menautkan nomor telepon pribadi mereka ke akun Google mereka, bukan hanya email dan kata sandi seperti sebelumnya.
Perlu dicatat, kebijakan baru ini saat ini hanya berlaku untuk akun Gmail yang baru dibuat di wilayah tertentu, sementara akun yang sudah ada, bahkan yang nomor teleponnya belum diperbarui, akan tetap mempertahankan kuota penyimpanan 15GB seperti biasa.
Poin yang menjadi perdebatan di kalangan komunitas teknologi terletak pada kenyataan bahwa Google tidak secara resmi mengumumkan perubahan ini di halaman dukungannya atau melalui saluran komunikasinya, tetapi hanya mengkonfirmasinya setelah pengguna melaporkannya di forum media sosial.
Menurut Google, persyaratan untuk menghubungkan nomor telepon bertujuan untuk meningkatkan keamanan, mendukung pemulihan data pribadi, dan membatasi spam atau pembuatan banyak akun Gmail sekunder untuk "mengumpulkan" penyimpanan Google Drive gratis. Namun, banyak ahli percaya bahwa langkah ini mencerminkan tren di mana platform teknologi semakin membatasi sumber daya gratis dan mengaitkannya dengan verifikasi identitas pengguna yang lebih ketat daripada sebelumnya. Di tengah melonjaknya biaya operasional untuk AI, penyimpanan cloud, dan infrastruktur data, layanan gratis yang dulunya dianggap standar mungkin secara bertahap akan dihapus atau diubah menjadi hak istimewa dengan persyaratan verifikasi pribadi.
Meskipun Google belum mengkonfirmasi apakah kebijakan ini akan diterapkan secara global atau berlaku untuk akun yang sudah ada di masa mendatang, eksperimen baru ini menunjukkan bahwa internet memasuki fase di mana "identitas digital tepercaya" mungkin menjadi persyaratan untuk terus menikmati semua layanan gratis.
Komentar (0)