Dikenal karena mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) ke dalam produk-produknya, bahkan headphone, hal ini mungkin tidak sepenuhnya mengejutkan bagi Google. Namun, fitur AI baru ini telah mengejutkan banyak orang.

Google baru-baru ini memperkenalkan pelatih kesehatan berbasis AI.
FOTO: TECHRADAR
Di pasar saat ini, AI dalam perangkat kebugaran biasanya hanya memberikan informasi yang berguna sampai batas tertentu, tetapi pelatih kesehatan AI komprehensif dari Google menawarkan definisi yang berbeda karena melampaui sekadar memotivasi pengguna setelah setiap latihan. Fitur ini menjanjikan untuk membantu pengguna lebih memahami proses pelatihan dan kesehatan jangka panjang mereka dengan menganalisis data yang terkumpul selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
Fitur unggulan dari pelatih kesehatan AI ini adalah kemampuannya untuk memberikan ringkasan yang detail dan benar-benar bermanfaat setelah setiap latihan, bukan hanya pernyataan singkat atau statistik yang membosankan. Untuk mencapai hal ini, AI membutuhkan akses ke data kesehatan pengguna. Meskipun sebagian orang mungkin khawatir tentang penggunaan data pribadi, analisis data sangat penting untuk mendapatkan wawasan kesehatan yang berharga.

Data kesehatan dari jam tangan pintar saat ini sangat kering dan ringkas.
FOTO: ANDROIDCENTRAL
Google menemukan bahwa banyak pengguna tidak tahu cara memanfaatkan informasi yang mereka terima dari perangkat wearable pintar, seperti smartwatch. Misalnya, metrik seperti "napas per menit" atau "tren suhu tubuh" seringkali kurang memiliki nilai praktis bagi pengguna. Namun, pelatih AI tidak hanya dapat memberikan saran sekali saja, tetapi juga berinteraksi dan menyesuaikan program latihan berdasarkan data pribadi setiap individu.
Cara kerja fitur AI baru Google.
Agar benar-benar bermanfaat, pelatih kesehatan berbasis AI membutuhkan pandangan holistik tentang kesehatan pengguna. Melalui platform seperti Health Connect dan HealthKit, AI dapat menghubungkan data dari berbagai sumber, mulai dari berat badan hingga kadar glukosa darah. Hal ini membuka kemungkinan analisis kesehatan yang lebih mendalam, meskipun penggunaan data dari tes medis masih menjadi pertanyaan besar.

Pengguna akan menerima analisis yang lebih jelas dari pelatih kesehatan AI Google.
FOTO: ENGADGET
Untuk mempersiapkan pencapaian tujuannya, Google menerbitkan sebuah studi di jurnal Nature tentang PH-LLM, versi yang disempurnakan dari Gemini LLM, yang dirancang untuk memungkinkan pemahaman dan analisis data kesehatan. Hasilnya menunjukkan bahwa PH-LLM mengungguli para profesional dalam bidang kedokteran tidur dan tes kebugaran.
Yang menarik, Google tidak hanya bekerja sama dengan para ilmuwan tetapi juga berkolaborasi dengan bintang basket Steph Curry, yang akan menguji produk dan menciptakan pengalaman baru. Ini menunjukkan bahwa Google bergerak menuju pendekatan yang lebih holistik terhadap kesehatan.

Pengguna Fitbit Premium di AS akan menerima fitur ini mulai bulan Oktober.
FOTO: THE VERGE
Fitur pelatih kesehatan berbasis AI akan diluncurkan dalam versi pratinjau untuk pengguna Fitbit Premium di AS pada bulan Oktober ini. Ini merupakan langkah maju yang disambut baik dalam meningkatkan kesehatan pribadi melalui teknologi.
Sumber: https://thanhnien.vn/google-chi-ra-van-de-lon-nhat-บน-smartwatch-185250823113941285.htm






Komentar (0)