Perusahaan ini didirikan pada tahun 2021 oleh dua mantan eksekutif OpenAI, Dario Amodei dan saudara perempuannya, Daniela Amodei. Beberapa mantan peneliti OpenAI juga bergabung dengan tim pendiri Anthropic. Anthropic memiliki valuasi $4,1 miliar pada awal tahun 2023. Pada bulan April, Google berinvestasi $300 juta di Anthropic dan mengambil 10% sahamnya.
Selain Google, Anthropic juga menerima pendanaan dari Salesforce dan Zoom
Anthropic adalah perusahaan di balik chatbot saingan ChatGPT, Claude 2. Claude 2 dapat meringkas teks hingga sekitar 75.000 kata, setara dengan panjang sebuah buku. Pengguna dapat memasukkan kumpulan data besar dan membiarkan chatbot meringkasnya dalam bentuk memo, surat, atau cerita. Sementara itu, ChatGPT hanya dapat menangani sekitar 3.000 kata.
Pada bulan Juli, Daniela Amodei mengatakan Anthropic menghabiskan setidaknya dua bulan untuk mengembangkan chatbot terbarunya, dengan tim yang terdiri dari 30 hingga 35 orang yang bekerja langsung pada model AI dan total 150 orang yang mendukungnya.
Menurut riset yang dilakukan oleh platform pemantauan pembelajaran mesin Arthur AI, Claude 2 adalah chatbot paling andal dalam hal kesadaran diri, yang berarti kemampuannya untuk menilai secara akurat apa yang diketahui dan tidak diketahuinya. Selain itu, Claude 2 hanya menjawab pertanyaan yang data pelatihannya telah dimiliki.
Anthropic juga merupakan salah satu dari empat perusahaan yang diundang ke pertemuan Gedung Putih untuk membahas pengembangan AI yang bertanggung jawab dengan Wakil Presiden Kamala Harris. Anthropic kemudian mengumpulkan $450 juta pada bulan Mei.
Sebelumnya, Amazon juga menginvestasikan $4 miliar di Anthropic untuk bersaing dalam pengembangan AI. Peningkatan investasi ini menunjukkan bahwa perusahaan komputasi awan berupaya menjalin hubungan kerja sama dengan perusahaan rintisan AI mengingat AI merupakan tren baru di industri teknologi. Menurut beberapa pakar, di masa depan, perusahaan AI akan menjadi kelompok pelanggan penting bagi "raksasa" komputasi awan.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)