Sebagai respons terhadap gerakan memerangi sampah plastik yang diluncurkan oleh Persatuan Wanita Vietnam, Persatuan Wanita di semua tingkatan di provinsi tersebut telah menerapkan banyak model dan pendekatan inovatif dan praktis, yang menciptakan dampak luas di masyarakat. Salah satu yang menonjol adalah model "Rumah Hijau", sebuah inisiatif sederhana yang memberikan manfaat ganda: melindungi lingkungan sekaligus mendukung mereka yang berada dalam keadaan sulit.
Menurut Nguyen Thi Hong Ha, Wakil Ketua Serikat Wanita Provinsi, model ini dirancang secara sederhana namun ilmiah , ditempatkan di lokasi yang strategis sehingga anggota dan warga dapat dengan mudah memilah dan membuang sampah daur ulang seperti botol plastik, kertas bekas, kaleng, besi tua, dan lain-lain, di dalam ruangan. Ketika "rumah" tersebut penuh, cabang-cabang akan memilah, mengumpulkan, dan menjual sampah untuk mengumpulkan dana. Selain dukungan finansial, manfaat terpenting dari model ini adalah telah berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran menabung, mencegah pemborosan, dan melindungi lingkungan di setiap keluarga.
![]() |
| Para anggota Asosiasi Wanita Kelurahan Dong Son memilah sampah dari "Rumah Kaca" untuk dijual dan mengumpulkan dana untuk amal - Foto: HC |
Melalui tindakan-tindakan kecil, kesadaran masyarakat secara bertahap berubah. Dahulu, sampah sering dibuang bercampur aduk, tetapi kini banyak keluarga yang secara proaktif memilahnya di sumbernya. Ibu Nguyen Thi Thanh Thanh (Dusun 4, Desa Nam Trach) berbagi: “Memilah sampah kini telah menjadi kebiasaan sehari-hari keluarga saya. Setelah digunakan, botol plastik dan kaleng bir dikumpulkan dan dibawa ke 'Rumah Hijau' di dekat rumah kami. Alih-alih membuangnya, kami sekarang menyadari bahwa sampah dapat bermanfaat. Hal ini menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, serta membantu mereka yang membutuhkan, sehingga semua orang antusias untuk berpartisipasi.”
Model "Rumah Hijau" dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dalam gerakan perlindungan lingkungan di Kelurahan Dong Son. Ibu Phan Thi Hai Yen, Ketua Serikat Wanita Kelurahan Dong Son, mengatakan: "Model ini telah menarik banyak anggota dan warga, mulai dari wanita dan pemuda hingga pelajar. Idenya sangat sederhana tetapi memberikan manfaat ganda. Sampah yang dapat didaur ulang dikumpulkan, membantu menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan dana yang berarti untuk mendukung siswa miskin dan wanita kurang mampu. Dari bahan-bahan limbah yang tampaknya tidak berharga, para wanita telah mengubahnya menjadi hadiah yang penuh kebaikan."
Sementara itu, Le Thi Huong, Ketua Serikat Perempuan Komune Cam Lo, menyampaikan, "Inisiatif 'Rumah Hijau' telah menciptakan gerakan saling meniru yang dinamis di semua tingkatan serikat, yang secara aktif berkontribusi pada pengurangan sampah plastik. Melalui tindakan nyata dan praktis, perempuan berkontribusi dalam membangun lingkungan hidup yang hijau, bersih, dan indah, serta melestarikan planet hijau untuk generasi mendatang."
Seiring dengan model "Rumah Hijau", belakangan ini, asosiasi perempuan di semua tingkatan di provinsi tersebut telah menerapkan banyak model praktis, seperti: "Minggu Hijau", "Lubang Sampah Hijau", "Mengubah Sampah Menjadi Uang", membangun jalan berhiaskan bunga yang dikelola sendiri, memilah sampah di sumbernya, mengumpulkan sampah di sepanjang pantai... Melalui tindakan yang erat dan berkelanjutan ini, asosiasi perempuan di semua tingkatan semakin menegaskan peran inti mereka dalam membentuk dan menyebarkan gaya hidup hijau dan ramah lingkungan.
Hingga saat ini, seluruh provinsi telah membangun dan memelihara lebih dari 1.590 "Rumah Hijau" di desa-desa, kawasan pemukiman, sekolah, dan pusat komunitas. Selama lima tahun terakhir, melalui pengumpulan dan penjualan bahan bekas, asosiasi perempuan di semua tingkatan telah mengumpulkan lebih dari 3 miliar VND untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial. Dengan demikian, lebih dari 152.000 perempuan dan anak-anak kurang mampu telah menerima dukungan dalam berbagai bentuk, seperti: penyediaan mata pencaharian, beasiswa, perlengkapan pokok, dan bantuan darurat.
“Dari sebuah model kecil, ‘Rumah Hijau’ telah menyebar dengan pesat, menjadi pilar kepedulian. Di sana, setiap botol plastik, setiap potongan kertas bukan lagi sampah, tetapi menjadi ‘batu bata’ yang berkontribusi dalam membangun komunitas yang beradab, manusiawi, dan berkelanjutan. Ini juga membuktikan peran penting perempuan dalam kehidupan keluarga dan sosial, mereka yang secara langsung mengorganisir kegiatan, merawat kehidupan dan pendidikan anak-anak mereka. Ketika kesadaran dan tindakan perempuan berubah, dampak positifnya menyebar dengan cepat ke setiap keluarga dan daerah pemukiman,” tegas Nguyen Thi Hong Ha, Wakil Ketua Serikat Perempuan Provinsi.
Hien Chi
Sumber: https://baoquangtri.vn/xa-hoi/202606/gui-yeu-thuong-tu-ngoi-nha-xanh-5681154/











