.jpg)
Memecahkan masalah penghidupan masyarakat dimulai dari hal-hal kecil.
Saat ini, bepergian di sepanjang Jalan Raya Nasional 1A melalui distrik Ham Thang, dari jembatan Ben Loi hingga kaki jembatan Phu Long, kita dapat dengan mudah merasakan perubahan lanskap perkotaan. Tidak hanya lampu hias yang dipasang di beberapa jalan yang menambah keindahan area tersebut, tetapi banyak tempat pembuangan sampah ilegal yang telah lama ada kini telah hilang. Sebagai gantinya, terdapat jalan-jalan yang lebih bersih dan luas, serta rambu-rambu larangan membuang sampah sembarangan telah dipasang di area yang dulunya merupakan "titik panas" polusi.
Pada kenyataannya, hanya berfokus pada propaganda dan kampanye kebersihan tanpa memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat akan menyulitkan pencapaian perubahan berkelanjutan. Akar masalahnya terletak pada kenyataan bahwa frekuensi pengumpulan sampah tidak sesuai dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Sebelumnya, banyak daerah hanya melakukan pengumpulan sampah dua kali seminggu, dan beberapa gang kecil bahkan hanya sekali seminggu, sehingga menyebabkan penumpukan sampah.
Sejak awal Januari 2026, Komite Rakyat Kelurahan Ham Thang telah meningkatkan pengumpulan sampah harian. Inisiatif ini dengan cepat mendapat dukungan dari warga setempat. Selain itu, berbagai asosiasi dan organisasi secara rutin melakukan kampanye sanitasi lingkungan, menggabungkan pekerjaan dengan kampanye kesadaran masyarakat untuk mendorong warga berpartisipasi dalam menjaga lingkungan bersama.
Persatuan Wanita di lingkungan tersebut terus memelihara klub-klub yang mempromosikan program pembangunan keluarga "5 Larangan, 3 Kebersihan" di daerah pemukiman. Banyak kegiatan yang melibatkan pertukaran sampah plastik dengan hadiah dan produk ramah lingkungan diselenggarakan di Pasar Phu Long dan Pasar Ham Thang, yang menarik lebih dari 1.000 anggota.
Ibu Pham Thi Ngoc Yen, Ketua Serikat Wanita Kelurahan Ham Thang, mengatakan: "Melalui kegiatan yang bertujuan membantu anggota mengurangi penggunaan produk plastik sekali pakai, mempraktikkan pemilahan sampah di sumbernya, dan meningkatkan kesadaran akan perlindungan lingkungan."

Selain itu, masalah sosial lainnya juga ditangani secara praktis. Di kelompok 3 dan 5 lingkungan Thang Hoa, banyak rumah tangga yang tinggal di gang-gang sempit tidak memiliki akses air bersih selama bertahun-tahun karena jarak mereka dari jaringan pipa utama, sementara biaya pemasangan pipa berada di luar kemampuan rumah tangga petani.
Mengingat situasi ini, pihak kelurahan meminta Perusahaan Gabungan Pasokan Air dan Drainase Binh Thuan untuk mengembangkan rencana teknis dan estimasi biaya investasi untuk sistem pasokan air bagi daerah tersebut. Kekurangan air lokal selama musim kemarau di Phu Long juga secara bertahap diatasi dengan memperluas jaringan pipa pasokan air sesuai kebutuhan...
Membangun kota yang layak huni dari kawasan permukiman yang aman.
Selain menangani masalah sosial praktis, Kelurahan Ham Thang juga berfokus pada pembangunan lingkungan hidup yang aman dan beradab sambil menjaga keamanan dan ketertiban. Sejak awal Juni, dewan pengelola lingkungan di kelurahan tersebut secara serentak menerapkan model "Lingkungan Bebas Narkoba". Lingkungan 2, 3, 4, dan Phu Hoa telah dipilih sebagai area percontohan pada tahun 2026, yang berfungsi sebagai dasar untuk perluasan pada periode 2027-2030.

Bapak Tran Van Sang, Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Ham Thang, mengatakan bahwa wilayah tersebut bertujuan untuk secara bertahap menghilangkan penyalahgunaan narkoba dari daerah pemukiman, berupaya membangun kelurahan menjadi daerah "bebas narkoba" pada tahun 2030. Untuk mencapai hal ini, harus dimulai dari akar rumput, dari setiap daerah pemukiman, setiap rumah tangga, dengan motto "mendatangi setiap gang, mengetuk setiap pintu, memeriksa setiap individu" untuk mendeteksi dan mencegah potensi risiko penyalahgunaan narkoba.
Bersamaan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, wilayah tersebut juga meluncurkan gerakan untuk membangun jalan-jalan yang "terang, hijau, bersih, indah, dan aman". Hingga saat ini, 19 jalan telah terdaftar untuk diimplementasikan oleh warga setempat. Jalan-jalan yang direnovasi ini tidak hanya berkontribusi pada memperindah lanskap perkotaan tetapi juga menciptakan ruang hidup yang lebih luas, aman, dan layak huni bagi warga.
Perkembangan terkini di Ham Thang menunjukkan pergeseran dalam cara pemerintah mengidentifikasi dan menangani kebutuhan warganya dengan tepat. Ketika kebutuhan ini terpenuhi, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan menguat. Hal ini menjadi landasan bagi Ham Thang untuk bergerak menuju pembangunan kawasan perkotaan yang lebih hijau, lebih beradab, dan lebih modern di fase baru.
Sumber: https://baolamdong.vn/ham-thang-thay-doi-tu-nhung-viec-dan-can-450863.html










