Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Perjalanan Koneksi Hijau: Kepulauan Ba ​​Lua

Báo An GiangBáo An Giang20/09/2025

Dalam episode spesial ini, MC Ngoc Thuy dan aktris Khanh Van akan mengajak pemirsa ke destinasi yang benar-benar unik: Kepulauan Ba ​​Lua, yang dikenal sebagai "Teluk Ha Long Selatan". Terletak di Distrik Kien Luong, Provinsi Kien Giang, kepulauan ini terdiri dari sekitar 40 pulau dengan berbagai ukuran, menawarkan keindahan alam yang masih alami dan romantis, udara segar, dan terutama laut yang tenang tanpa ombak besar, menjadikannya ideal untuk dijelajahi sepanjang tahun.

Konteks: Kepulauan Ba ​​Lua – “Teluk Ha Long Selatan”

Dijuluki "Teluk Halong Selatan," kepulauan Ba ​​Lua, yang terletak di komune Son Hai, distrik Kien Luong, provinsi Kien Giang , terdiri dari lebih dari 40 pulau dengan berbagai ukuran, menciptakan lanskap alam yang menakjubkan dengan perairan biru kehijauan, pantai berpasir putih yang diselingi kerikil berbentuk aneh, dan udara segar sepanjang tahun. Laut di sini dangkal dan tenang; saat air surut, di beberapa tempat, pengunjung dapat berjalan dari satu pulau ke pulau lain dengan air hanya setinggi pinggang. Ini adalah pengalaman yang unik dan aman, terutama jika ditemani oleh penduduk setempat. Dari Hon Heo dan Hon Ngang hingga gugusan tiga pulau (Dam Duong, Dam Duoc, dan Dam Gieng), setiap pulau memiliki karakter yang berbeda: beberapa cocok untuk berkemah, yang lain ideal untuk menyaksikan matahari terbenam, dan beberapa dinaungi oleh tanaman obat langka.

Pengalaman mencari kepiting dan siput sangatlah menyenangkan.

Berkat perairannya yang terlindung dan kaya nutrisi, Ba Lua menawarkan hasil laut yang melimpah, termasuk kerapu, kakap, ikan bass laut, tiram, dan siput. Banyak pulau dikelilingi oleh terumbu karang dangkal dan dataran pasang surut tempat bintang laut dan cangkang kerang dapat dilihat saat air surut. Pengunjung dapat mendayung SUP atau kayak di sepanjang teluk-teluk kecil atau mengunjungi rakit nelayan untuk mendengarkan penduduk setempat bercerita tentang angin monsun dan cara "menaikkan permukaan laut" secara berkelanjutan. Dengan minimnya layanan yang berisik dan suara mesin, Ba Lua menarik justru karena pesona pedesaannya: mendengarkan deburan ombak di malam hari, bangun pagi untuk menyaksikan matahari terbit, dan berteduh di bawah pepohonan yang sejuk di siang hari. Sebuah "surga yang damai" bagi mereka yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk, membenamkan diri dalam kehidupan pesisir yang tenang, dan tujuan ideal sepanjang tahun jika Anda berhati-hati, menjaga kebersihan, dan membatasi penggunaan plastik sekali pakai untuk melestarikan keindahan alamnya.

Melestarikan kerajinan tradisional: Anyaman jaring di Hon Heo.

Perhentian pertama kami adalah Pulau Hon Heo – salah satu pulau berpenghuni tertua. Kerajinan menenun jaring masih dilestarikan oleh penduduk setempat sebagai bagian integral dari jiwa laut. Di sini, kehidupan para nelayan tetap sepenuhnya tradisional, terutama kerajinan menenun jaring. Ketika jaring menjadi tua dan robek setelah setiap perjalanan memancing, para nelayan tidak membuangnya tetapi membawanya kembali kepada para pengrajin terampil seperti para wanita untuk diperbaiki dengan teliti. Proses ini bukan hanya sarana penghidupan tetapi juga sebuah seni. Setiap bagian jaring yang robek dipotong, benang-benang lama dibersihkan, dan kemudian ditenun kembali dengan jarum dan benang yang cermat. Gambaran para wanita yang duduk dan menenun jaring di bawah naungan pohon, jari-jari mereka bergerak cepat, adalah bukti ketekunan, ketelitian, dan kecintaan pada kerajinan mereka dari masyarakat di wilayah pesisir ini.

Rasakan kehidupan sebagai nelayan di Bendungan Ba ​​Hon.

Pengalaman yang menyenangkan di Ba Lua

Melanjutkan perjalanan mereka, Ngoc Thuy dan Khanh Van tiba di gugusan pulau lain di kepulauan Ba ​​Lua, lebih jauh dari Hon Heo, yaitu Hon Dam Duyen. Di sini, rumah-rumah berwarna-warni menonjol di tengah laut, dan penduduk setempat telah memanfaatkannya untuk mengembangkan pariwisata berbasis komunitas. Salah satu pengalaman yang dinikmati banyak wisatawan adalah mencoba menjadi nelayan. Pengunjung tidak perlu pergi ke laut; mereka dapat "memanen" berbagai macam makanan laut seperti kepiting, siput, dan tiram langsung di pulau tersebut. Ini adalah kegiatan yang sangat menarik, tidak hanya menyediakan makanan lezat tetapi juga membantu pengunjung memahami lebih banyak tentang kehidupan dan pekerjaan nelayan setempat.


“Perjalanan Koneksi Hijau” tidak hanya membawa penonton ke alam yang menakjubkan, tetapi juga membuka pintu kecil untuk mengungkap kehangatan hati orang-orang. Di sini, nilai-nilai tradisional bertemu dengan inovasi, dan setiap cerita, setiap situs bersejarah menjadi komitmen terhadap budaya dan masa depan. Ini adalah perjalanan inspiratif tentang perlindungan lingkungan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, di mana setiap tindakan kecil dapat berkontribusi untuk membangun masa depan yang lebih hijau.

Teks dan foto: PV

Sumber: https://baoangiang.com.vn/hanh-trinh-ket-noi-xanh-quan-dao-ba-lua-a462015.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Di depan patung Presiden Ho Chi Minh – Bangga akan 80 tahun

Di depan patung Presiden Ho Chi Minh – Bangga akan 80 tahun

Sumber energi bersih

Sumber energi bersih

PENGALAMAN MENULIS PERTAMA

PENGALAMAN MENULIS PERTAMA