Beberapa perjalanan diukur berdasarkan waktu, angka, dan pencapaian, tetapi ada juga perjalanan yang diukur berdasarkan pengabdian yang hening, keringat yang ditumpahkan di bawah terik matahari dan angin, serta harapan untuk membantu mereka yang mengorbankan nyawa mereka agar dapat menemukan kembali nama mereka dan kembali ke tanah air.
Saya berkesempatan untuk mendampingi pasukan yang menjalankan tugas mereka di Pemakaman Martir Duc Hue selama kampanye 500 hari untuk mencari, mengumpulkan, dan mengidentifikasi jenazah para prajurit yang gugur.
Yang meninggalkan kesan mendalam bagi saya bukanlah hanya pekerjaan luar biasa dan sakral yang dilakukan, tetapi juga gambaran begitu banyak orang biasa yang berkontribusi dalam berbagai peran.

Dari tanggal 4 Juni hingga 15 Juni 2026, pasukan yang berpartisipasi dalam kampanye di komune Dong Thanh, provinsi Tay Ninh , mengumpulkan sampel dari 358 makam martir. Dari jumlah tersebut, 329 makam memenuhi kriteria pengambilan sampel, sedangkan 29 makam tidak memenuhi persyaratan profesional.
Angka-angka ini tidak hanya mencerminkan besarnya volume pekerjaan yang dilakukan setiap hari, tetapi juga menunjukkan upaya, kehati-hatian, dan tanggung jawab pasukan yang terlibat dalam setiap langkah misi.
Karena dalam perjalanan untuk "mengembalikan nama para pahlawan kita," setiap sampel DNA yang dikumpulkan bukan hanya hasil profesional, tetapi juga secercah harapan bagi keluarga para prajurit yang gugur – mereka yang selalu mendambakan hari di mana mereka dapat menemukan informasi, kota asal, dan identitas orang-orang terkasih mereka yang telah mengorbankan nyawa mereka.
Dan di balik angka-angka tersebut terdapat banyak orang yang diam-diam berkontribusi, mempersiapkan secara saksama bahkan tugas-tugas terkecil sekalipun agar seluruh proses besar dapat berjalan lancar.
Mereka adalah anggota Tim Logistik dan Tim Digitalisasi – orang-orang yang, meskipun tidak secara langsung menangani setiap sampel untuk pemeriksaan, memainkan peran penting dalam memastikan bahwa proses pencarian berjalan lancar, akurat, dan bermakna.
Ibu Nguyen Thi Kim Tien, anggota Tim Logistik, berbagi bahwa meskipun pekerjaannya melibatkan penyajian minuman dan makanan kepada pasukan, ia selalu menganggapnya sebagai tanggung jawab dan cara untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pahlawan dan martir.
Di sudut lain, anggota Tim Digitalisasi dengan tekun mencatat setiap gambar dan memperbarui setiap informasi dari proses penggalian dan pengambilan sampel hingga restorasi kondisi aslinya. Setiap data yang tersimpan saat ini akan berkontribusi dalam menciptakan dasar penting untuk pencarian, perbandingan, dan identifikasi prajurit yang gugur.
Menurut Ibu Bui Ho Tuong Vi, anggota Tim Digitalisasi, tugas utama anggota tim adalah memperbarui informasi dan gambar dari seluruh proses, mulai dari awal penggalian hingga pengumpulan sampel dan pengembalian sisa-sisa ke keadaan semula. Semua informasi diperbarui langkah demi langkah, dengan gambar pendukung yang jelas.
Digitalisasi ini membantu otoritas lokal dan pusat untuk memantau setiap langkah proses pengambilan sampel secara cermat, sehingga memperoleh pemahaman yang jelas tentang informasi tersebut.

Di lokasi misi, Ketua Komite Front Persatuan Nasional Vietnam komune Dong Thanh, Nguyen Trung Hieu, dengan ramah menanyakan perkembangan pekerjaan dan kondisi kehidupan, sambil mengakui rasa tanggung jawab dan dedikasi pasukan yang bekerja siang dan malam untuk misi yang memiliki makna politik dan kemanusiaan yang mendalam.
Bapak Nguyen Trung Hieu menyampaikan: “Ini adalah tugas yang sangat bermakna, sebagai ungkapan rasa terima kasih yang mendalam kepada para pahlawan dan martir yang mengorbankan nyawa mereka untuk kemerdekaan dan kebebasan Tanah Air. Setiap jenazah yang ditemukan, setiap informasi yang diidentifikasi, bukan hanya hasil dari upaya dan tanggung jawab pasukan, tetapi juga harapan keluarga para martir dalam perjalanan mereka untuk membawa orang-orang terkasih mereka kembali ke nama dan kampung halaman mereka. Pemerintah daerah selalu menghargai, mengakui, dan ingin mendampingi serta memberikan motivasi lebih lanjut kepada pasukan untuk berhasil menyelesaikan tugas suci ini.”
Saya percaya bahwa makna terbesar dari kampanye 500 hari untuk mencari, mengumpulkan, dan mengidentifikasi jenazah prajurit yang gugur tidak hanya terletak pada jumlah jenazah yang ditemukan atau informasi yang diidentifikasi, tetapi juga pada bagaimana masyarakat bergandengan tangan untuk melakukan tindakan suci ini.
Setiap orang memiliki tugas spesifik. Beberapa terlibat langsung dalam pencarian. Yang lain mencatat data. Beberapa menangani logistik. Yang lain memberikan dorongan dan dukungan. Tetapi mereka semua memiliki satu kesamaan – rasa syukur kepada mereka yang telah berkorban untuk negara.
Karena dalam perjalanan untuk membawa mereka pulang, tidak ada tugas yang tidak penting, tidak ada kontribusi yang sia-sia. Setiap tindakan hari ini adalah penghormatan kepada masa lalu, dan sekaligus pengingat bagi generasi sekarang akan tanggung jawab mereka untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip moral "mengingat sumber air minum" dan "membalas budi."
Dan mungkin hal terindah yang saya saksikan dalam perjalanan ini adalah pemandangan orang-orang biasa yang berkumpul untuk menulis sebuah kisah hebat – sebuah kisah tentang rasa syukur, kesetiaan, dan hati yang selalu mengingat mereka yang gugur demi negaranya.
Sumber: https://baotayninh.vn/hanh-trinh-tra-lai-ten-cho-cac-anh-150565.html










