Dalam beberapa tahun terakhir, tari rakyat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan budaya masyarakat. Menggabungkan tarian rakyat tradisional dengan gerakan-gerakan energik olahraga modern, tari rakyat bukan hanya bentuk olahraga tetapi juga jembatan yang mendekatkan orang-orang, berkontribusi pada pelestarian dan promosi nilai-nilai budaya. Secara khusus, tari rakyat membantu mengurangi stres, meningkatkan kesehatan, dan menghubungkan komunitas, sehingga menciptakan suasana gembira, semarak, dan berkesan dalam setiap aktivitas.
Baru-baru ini, Kompetisi Tari Rakyat, Senam Ritmik, dan Tari Baris Kota Dĩ An 2025 telah sukses diselenggarakan, menarik hampir 400 peserta dari 29 tim. Ini adalah salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Kebudayaan, Informasi, dan Olahraga Kota Dĩ An. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kehidupan budaya dan spiritual masyarakat serta menciptakan suasana meriah untuk berbagai acara penting di tahun 2025.
Dalam suasana yang meriah, tim-tim peserta menampilkan pertunjukan tari tradisional yang luar biasa. Salah satu tim yang paling mengesankan adalah Tim Tari Tradisional dari Grup 29, kawasan perumahan Thong Nhat 1, Kelurahan Di An, yang dipimpin oleh kapten tim Nguyen Thi Van. Ibu Van mengatakan bahwa tim telah berlatih dengan tekun selama sebulan untuk mempersiapkan penampilan mereka yang bertema "Membebaskan Selatan". Dengan tarian yang merekonstruksi adegan-adegan penuh semangat tentara dan rakyat kita dalam perjuangan pembebasan Selatan, tim tersebut menyampaikan pesan yang menyerukan patriotisme dan antusiasme kaum muda dalam upaya melindungi dan membangun negara.
Tim lain yang memberikan kesan kuat adalah Grup Mawar Merah dari lingkungan Tan Hiep, dengan penampilan mereka "Pemuda Generasi Ho Chi Minh ." Pemimpin grup, Le Thi Loan, berbagi: "Meskipun kami semua pekerja paruh baya, melalui sesi latihan malam kami, kami tidak hanya meningkatkan kesehatan tetapi juga merasakan kegembiraan dan energi muda dalam setiap tarian. Melalui penampilan ini, kami berharap dapat menyampaikan pesan tentang antusiasme dan dedikasi generasi muda."
Kompetisi tahun ini menciptakan platform yang berharga, tidak hanya bagi tim untuk memamerkan kemampuan mereka tetapi juga untuk mendekatkan masyarakat. Bapak Nguyen Truong Chinh, Wakil Direktur Pusat Kebudayaan, Informasi dan Olahraga Kota Di An, menyatakan bahwa Kompetisi Tari Rakyat - Senam Ritmik - Tari Baris 2025 merupakan kegiatan yang mempromosikan kebugaran fisik dan menunjukkan semangat tim serta kepercayaan diri dalam kegiatan kelompok. Acara budaya dan olahraga ini berkontribusi dalam menciptakan suasana yang semarak di masyarakat.
Sementara itu, Bapak Tran Hung, seorang wasit dan pelatih dalam Dancesport dan dansa ballroom internasional, berkomentar bahwa kompetisi tahun ini memiliki kualitas profesional yang tinggi dengan banyak penampilan yang dipentaskan dengan cermat dan bermakna. "Gerakan tari rakyat di Kota Di An berkembang pesat, menarik banyak orang untuk berpartisipasi. Saya berharap di masa mendatang akan ada lebih banyak kegiatan pertukaran dan pembelajaran antara tim-tim yang berkompetisi sehingga gerakan ini akan berkembang lebih kuat lagi," tambah Bapak Tran Hung.
Dengan terus berkembangnya kegiatan olahraga dan budaya seperti ini, Kota Di An akan semakin menjadi contoh yang cemerlang dalam membangun kehidupan budaya dan spiritual masyarakatnya; sekaligus menciptakan kondisi agar setiap individu dan komunitas menjadi lebih terhubung dan berkembang lebih kuat.
Dalam hasil kompetisi, Tim Black Panther memenangkan juara pertama. Juara kedua diraih oleh Tim Tari Rakyat Forever Young (lingkungan Tay B, kelurahan Dong Hoa). Juara ketiga diraih oleh Tim RBC. Selain itu, panitia penyelenggara juga memberikan 7 hadiah hiburan kepada tim-tim dengan prestasi tinggi dalam kompetisi; hadiah Koreografi diraih oleh Tim Black Panther dan hadiah Gaya diraih oleh Tim Tari Rakyat Le Phong. |
THUC VAN
Sumber: https://baobinhduong.vn/ha-p-da-n-nhu-ng-vu-die-u-ga-n-ke-t-a344615.html






Komentar (0)