
Sebuah bangunan megah yang tercipta melalui konsensus.
Baru-baru ini, Komite Rakyat Kelurahan Huong Tra mengadakan upacara peresmian dan penyerahan jalan Tran Can (kawasan perumahan Huong Tra Tay). Jalan baru ini dibangun berkat sumbangan lahan sukarela seluas hampir 17.000 meter persegi dari 88 keluarga, dengan nilai sekitar 8,6 miliar VND.
Bapak Tran Van Chinh, 70 tahun, yang telah tinggal di Jalan Tran Can selama bertahun-tahun, mengatakan keluarganya menyumbangkan lahan seluas 60 meter persegi. Jalan tersebut dulunya adalah jalan kanal N2-4, yang tidak memiliki pasokan air, drainase, dan sistem penerangan yang memadai, sehingga berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari, produksi, dan keselamatan lalu lintas.
Ketika seluruh sistem politik lokal terlibat, menyerukan masyarakat untuk berkontribusi pada pembangunan jalan, seluruh komunitas setuju dan dengan sukarela menyumbangkan lahan. Melalui dua fase investasi, Jalan Tran Can memiliki tampilan yang sepenuhnya baru dengan permukaan jalan yang lebih lebar, lampu jalan, dan sistem pasokan air dan drainase yang lengkap. "Kami, masyarakat, berkomitmen untuk melindungi infrastruktur transportasi, tidak mengganggu jalan atau trotoar, menjaga kebersihan lingkungan, dan memastikan lanskap perkotaan," kata Bapak Chinh.
Menurut Bapak Pham The Man, Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Huong Tra, proyek jalan Tran Can, yang terdiri dari dua fase, memiliki total panjang 1,3 km dan biaya investasi lebih dari 38,4 miliar VND. Dari jumlah tersebut, Negara menyumbang hampir 30 miliar VND, sedangkan sisanya berasal dari kontribusi 88 rumah tangga. Menurut Bapak Pham Hoang Duc, Sekretaris Komite Partai Kelurahan Huong Tra, dalam perencanaan dua fase proyek jalan Tran Can, seluruh sistem politik kelurahan memahami aspirasi rakyat, memobilisasi setiap rumah tangga untuk berkontribusi, dan memperoleh tingkat konsensus yang tinggi.
Demi pembangunan tanah air kita
Desa Duc Bo 2 (komune Tam Anh) secara bersamaan memperluas jalan Ong Duoc ke jembatan Ben Tray (sepanjang 350m), jalan Ong Duoc ke kanal N28 (sepanjang 1km), dan jalan Ong Thuan ke kanal N2 (sepanjang 950m). Ketiga jalan pedesaan tersebut diperlebar dari 3m menjadi 8m.

Untuk melaksanakan proyek ini, Desa Duc Bo 2 menyelenggarakan pertemuan untuk menginformasikan warga tentang rencana pembangunan jalan dan sekaligus mendorong mereka untuk menyumbangkan tanah dan bangunan. Dua puluh keluarga menyumbangkan tanah untuk memperlebar jalan Ong Duoc hingga jembatan Ben Tray, 35 keluarga menyumbangkan tanah untuk memperlebar jalan Ong Duoc hingga kanal N28, dan 40 keluarga menyumbangkan tanah untuk memperlebar jalan Ong Thuan hingga kanal N2.
Dengan sukarela menyumbangkan 600 meter persegi tanah dan merobohkan pagar serta gerbangnya untuk membuka jalan Ong Duoc menuju kanal N28, Bapak Nguyen Tan Hung (desa Duc Bo 2) mengatakan: “Ketika pemerintah memiliki rencana untuk memperlebar jalan, keluarga saya langsung setuju. Jalan yang lebih lebar memudahkan perjalanan dan bisnis, dan kehidupan masyarakat akan meningkat. Manfaat bagi masyarakat dan pembangunan tanah air kita tak ternilai harganya, dan saya tidak ragu-ragu.”
Bapak Tran Sy Nam, Kepala Desa Duc Bo 2, mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Desa Duc Bo 2 sangat antusias dan berharap proyek-proyek transportasi akan mempermudah perdagangan, berkontribusi pada pembangunan sosial ekonomi, terutama menghubungkan pengembangan ekowisata dengan desa-desa tetangga. "Begitu kita memiliki konsensus dan persatuan masyarakat, membangun desa pedesaan baru yang menjadi model dan mengembangkan tanah air kita akan memiliki fondasi dan dasar yang baik untuk pelaksanaannya," kata Bapak Nam.
Menurut Bapak Tran Van Truong, Ketua Komite Rakyat Komune Tam Anh, daerah tersebut terus melaksanakan program pembangunan pedesaan baru bersamaan dengan pembangunan perkotaan. Sumbangan sukarela berupa tanah, bangunan, dan tenaga kerja dari masyarakat untuk memperlebar jalan sangat terpuji. Ini merupakan sumber motivasi yang berharga bagi pemerintah dan masyarakat untuk bekerja sama dalam membuka potensi dan kekuatan, serta mendorong pembangunan sosial ekonomi.
Sumber: https://baodanang.vn/hien-dat-mo-duong-xay-dung-que-huong-3336090.html










