![]() |
Fabregas harus meminta maaf setelah pertandingan atas tindakan tersebut. |
Di San Siro, hasil imbang 1-1 antara Milan dan Como pada putaran ke-24 Serie A pada pagi hari tanggal 19 Februari diwarnai insiden yang sangat kontroversial.
Pada menit ke-78, Alexis Saelemaekers kehilangan bola di dekat garis pinggir lapangan setelah dilanggar oleh dua pemain lawan, tepat di depan area teknis Como. Saat pemain Milan itu secara naluriah mundur untuk bertahan, Fabregas tiba-tiba mengangkat tangannya dan menarik baju lawan.
Saelemaekers langsung bereaksi. Dia menunjuk ke arah Fabregas lalu berbalik ke separuh lapangan sendiri. Kedua staf pelatih bergegas masuk dan saling beradu mulut. Wasit menunjukkan kartu merah kepada pelatih Milan, Massimiliano Allegri, setelah situasi kacau di pinggir lapangan.
Setelah pertandingan, Fabregas secara proaktif menanggapi tindakannya: "Saya minta maaf. Saya tidak bangga dengan itu. Mungkin itu perilaku yang tidak sportif . Bahkan jika itu hanya sentuhan ringan, pelatih seharusnya tidak melakukan itu," katanya.
Pakar strategi asal Spanyol itu menegaskan bahwa ia telah secara pribadi meminta maaf kepada Allegri, serta para pemain Milan seperti Luka Modric, Mike Maignan, dan Saelemaekers. "Saya akan belajar dari ini dan berharap hal ini tidak terjadi lagi," tegas Fabregas.
Pelatih Allegri dengan jelas mengungkapkan kekesalannya. Dia mengatakan kepada DAZN bahwa jika hal itu diperbolehkan, "Lain kali saya juga akan bergegas ke lapangan dan melakukan tekel." Dia juga menyebut Fabregas sebagai "pelatih yang masih muda dan kurang ajar."
Tindakan Fabregas menuai kritik keras karena dianggap tidak menjunjung tinggi sportivitas. Banyak penggemar dan pakar sepak bola berpendapat bahwa hal ini menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap lawan dan mencoreng citra liga. Setelah pertandingan, media sosial dipenuhi dengan gambar-gambar Fabregas yang tidak pantas, sebagian besar mengkritik mantan gelandang Spanyol tersebut.
Hasil imbang tersebut membuat Milan tetap berada di posisi kedua klasemen, tertinggal 7 poin dari Inter. Namun, mengingat apa yang terjadi di pinggir lapangan, opini publik mungkin akan lebih mengingat permainan Fabregas daripada skor akhir 1-1.
Sumber: https://znews.vn/hinh-anh-lam-day-song-serie-a-post1629061.html







Komentar (0)